POJOKSULSEL, BULUKUMBA - Akhir pekan tahun 2023 dimanfaatkan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Bahari meninjau Gedung Satu Atap (Satap) Bulukumba.

Berbincang di atas Kapal Pinisi Gedung Satap Bulukumba, Bahtiar Baharuddin mendorong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Wisata Budaya Bahari.

Akhir pekan di atas Kapal Pinisi Gedung Satap Bulukumba, Bahtiar Baharuddin didampingi Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf.

Menurut Bahtiar Baharuddin, daerah lain di Sulsel semestinya mencontoh Bulukumba untuk mengembangkan warisan budaya dan alamnya.

Baca Juga: Daftar 92 Orang Lulus Seleksi Tahap I Petugas Haji pada Rekrutmen PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi di Sulsel

Kapal Pinisi yang menjadi ikon Bulukumba, telah dikembangkan dengan sedemikian rupa agar tetap lestari. Salah satunya, Pemkab Bulukumba menjadikan Kapal Pinisi sebagai ikon Gedung Satap.

"Di sini ada penghargaan dari UNESCO untuk kapal Pinisi. Garis pantainya panjang dan ada Pantai Bira. Sebenarnya daerah ini memiliki peluang yang sangat besar. Mestinya kalau dikelola dengan baik, tidak kalah dengan Labuan Bajo," kata Bahtiar Baharuddin.

Tidak hanya itu, Bahtiar Baharuddin mengatakan, pengelolaan laut di Bulukumba sudah dilakukan dengan sangat luar biasa. Wisata baharinya pun bisa menjadi role model di Sulsel dan Indonesia.

Bahtiar sendiri terus mendorong percepatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Bira - Takabonerate. Iapun berharap, kawasan ini bisa diwujudkan sebagai KEK maritime culture tourisme atau wisata budaya bahari.

Baca Juga: Dinilai Berkelakuan Baik, Putri Candrawathi Dapat Remisi Natal

"Bagaimana kalau Bira - Takabonerate ini kita jadikan sebagai KEK maritime culture tourisme (wisata budaya bahari), dengan Kapal Pinisi sebagai ikonnya," kata Bahtiar Baharuddin.

Salah seorang warga Bulukumba, Erfin menyampaikan, ikon Bulukumba tempat lahirnya kapal Pinisi harus diperbanyak.

"Ikon kapal Pinisi yang ada di tengah kota untuk lebih dipercantik sebagai ikon utama Kota Bulukumba," ucapnya.

Selain itu, penataan taman dan fasilitas umum di area Pantai Merpati yang baru direklamasi lebih dipercantik dan dibuatkan museum Perahu Pinisi dan mengangkat atau memunculkan budaya-budaya Kajang untuk memperkenalkan sebagai budaya Bulukumba.

Diketahui, Gedung Satap Bulukumba berisi gabungan delapan OPD Pemkab Bulukumba dan rencananya akan diresmikan pada Februari 2023.

Kapal Pinisi yang berada di lantai atas gedung Satap Bulukumba dibuat di Tana Beru, Kecamatan Bontobahari. Bodi kapal berukuran 23x4 meter dan tinggi 2,5 meter. ***