POJOKSULSEL, GOWA - Pemkab Gowa kembali mengirim 30 imam masjid untuk mengikuti peningkatan kapasitas di Quantum Akhyar Institute milik ustaz Adi Hidayat. Pengiriman imam masjid Pemkab Gowa sudah gelombang III.

Puluhan imam masjid yang akan mengikuti peningkatan kapasitas di Quantum Akhyar Institute, dilepas oleh Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di Masjid Nurul Yasin Komplek Kantor Bupati Gowa, Rabu (18/10/2023).

Adnan Purichta Ichsan dalam sambutannya mengatakan, Pemkab Gowa bekerjasama dengan Quantum Akhyar Institute milik ustaz Adi Hidayat, untuk mempertajam kapasitas bacaan imam masjid di Gowa.

Baca Juga: Basli Ali Atensi Progres Pembangunan Pelabuhan Feri Pasilambena, Target Rampung Tahun 2024

Ia menjelaskan, kompetensi imam masjid, baik itu imam dusun, imam lingkungan, imam desa, maupun imam kelurahan harus memiliki kualitas yang sama.

"Salah satu program keagaamaan Pemkab Gowa adalah memperbaiki seluruh kualitas imam di seluruh wilayah kabupaten Gowa, imam," kata Adnan Purichta Ichsan.

"Supaya ke depan kualitas imam di kabupaten Gowa sesuai standar," tambahnya.

Baca Juga: Bikin Bangga! STIE Tri Dharma Nusantara Terima School of Management Award

Adnan Purichta Ichsan ingin supaya semua imam masjid di Kabupaten Gowa, memiliki kualitas yang sama. Sehingga, Pemkab Gowa bekerjasama dengan Quantum Akhyar Institute milik ustaz Adi Hidayat untuk pembinaan komptensi.

Setidaknya, lanjut Bupati Gowa dua periode itu, imam masjid di Kabupaten Gowa memiliki kompetensi bacaan, tajwid, dan makharijul huruf, yang sesuai standar.

Bahkan, Adnan Purichta Ichsan menjanjikan umrah bagi imam yang bisa menjadi hafiz selama mengikuti program peningkatan kapasitas di Quantum Akhyar Institute.

Baca Juga: Panitia Luncur Logo Hari Jadi Sulsel 2023, Berikut Filosofi Angka 354 Ditulis Font Mirip Huruf Lontara

Bupati Gowa menegaskan, imam masjid gelombang I dan II hasil pembinaan Quantum Akhyar Institute, menunjukkan progres yang baik.

Adapun total imam masjid dusun dan lingkungan di Kabupaten Gowa berjumlah 675 orang. Sementara, imam desa dan kelurahan berjumlah 167 orang.

Pada kesempatan yang sama, Adnan Purichta Ichsan menyinggung program keagamaan Pemkab Gowa lainnya. Namanya Mahasantri.

Baca Juga: Operasi Mantap Brata, Taufan Pawe Apresiasi Polri Amankan Pemilu dan Pilkada 2024

Program Mahasantri, kata dia, Pemkab Gowa bekerjasama dengan UIN Alauddin Makassar. Di mana setiap mahasiswa Gowa bisa menghafal Alquran sembari tetap melanjutkan pendidikan di UIN Alauddin Makassar.

"Mahasiswa yang kuliah tetap menghafal Alquran kerjasama UIN Alauddin. Dapat gelar dan ijazah dari UIN Alauddin yang semua pembiayaannya dari Pemkab Gowa," katanya. ***