POJOKSULSEL, POLMAN - Direktur PDAM Wai Tipalayo Polewali Mandar, Muhammad Fadli M, jelaskan terkait pembangunan jaringan pipa di Kecamatan Tapango.

Fadli M mejelaskan, pembangunan jaringan pipa di Kecamatan Tapango, dilakukan PDAM Wai Tipalayo Polman, supaya distribusi air lancar.

PDAM Wai Tipalayo Polman, kata Fadli M, memiliki 3 instalasi pengelolaan air (IPA). Tapi jaringan pendistribusian hanya ada 1. Sehingga produksi belum optimal.

"Nah ini pipa untuk apa? Jaringan yang dibangun saat ini itu agar pendistribusian air PDAM Wai Tipalayo Polman ke pelanggan yang ada di Tapango dan Wonomulyo itu bisa optimal," kata Fadli M.

Baca Juga: Respons Pj Sekprov Sulsel Soal Bahtiar Ditunjuk Jadi Pj Gubernur Sulsel

Fadli M menjelaskan, selama ini PDAM Wai Tipalayo Polman selalu memproduksi air 60 liter per detik. Tetapi tidak bisa terdistribusi secara maksimal

"Karena JDU cuman 1. Sehingga yang di Galeso tidak dapat dan beberapa wilayah di Kecamatan wonomulyo," kata Fadli M.

Pada kesempatan itu, Fadli M menegaskan, pembangunan jaringan pipa PDAM Wai Tipalayo Polman di Kecamatan Tapango, tidak akan menambah debit air.

Baca Juga: Bahtiar Ditunjuk Jadi Pj Gubernur Sulsel, Tokoh Nasional Asal Bone Gantikan Andi Sudirman

PDAM Wai Tipalayo Polman tetap memaksimalkan 3 IPA yang selama ini sudah ada, yakni IPA kapasitas 10 liter per detik, IPA kapasitas 20 liter per detik, dan IPA kapasitas 30 liter per detik.

"Pertanyaannya apakah ada penambahan debit air untuk disalurkan PDAM Wai Tipalayo Polman ke masyarakat? Jawabannya tidak," kata Fadli M.

"Saat ini, Berdasarkan aset yang telah dibangun oleh balai dan diserahkan ke PDAM Wai Tipalayo itu ada 3 IPA," tambahnya.

Baca Juga: Intip Kekayaan Bahtiar Baharuddin, Punya 11 Tanah Bangunan dan Vespa Sprint, Pj Gubernur Sulsel

Sehingga, pembangungan jaringan pipa PDAM Wai Tipalayo Polman yang sementara berlangsung di Kecamatan Tapango, tidak akan mengganggu pengairan sawah.

Dietahui, IPA kapasitas 30 liter per detik dibangun pada tahun 2003-2004, IPA kapasitas 10 liter per detik tahun 2007-2008 dan kapasitas 20 liter per detik dibangu tahun 2018-2019. ***