POJOKSULSEL, MAROS – Sebanyak 1.507 guru di Kabupaten Maros telah menerima gaji sertifikasi.
Ribuan guru yang telah menerima gaji sertifikat disampaikan Bupati Maros, AS Chaidir Syam, saat menghadiri upacara peringatan Hari Guru Nasional di Lapangan Pallantikang, Senin (25/11/2024).
Dalam sambutannya, Chaidir Syam mengungkapkan jumlah guru penerima sertifikasi di Kabupaten Maros yaitu 1.900.
Baca Juga: Innalillahi! Guru Besar UIN Alauddin Makassar Prof Wahyuddin Naro Meninggal Dunia
Sehingga masih ada 393 guru yang belum menerima gaji sertifikasi karena kendala validasi data.
“Total penerima itu 1.900, sementara sisanya masih dalam proses penyelesaian. Tapi, kita targetkan minggu ini semua akan cair,” ujarnya.
Chaidir Syam juga menjelaskan bahwa dari total dana sertifikasi sebesar Rp27 miliar, sebanyak Rp25 miliar telah dicairkan. Adapun sisanya sebesar Rp2 miliar sedang dalam proses pencairan.
Baca Juga: Kabar Duka! Mantan WR II UIN Alauddin Makassar Prof Wahyuddin Naro Wafat
Selain membahas dana sertifikasi, Chaidir turut menyoroti kesejahteraan guru honorer, terutama yang bertugas di daerah terpencil seperti Mallawa dan Bontosomba.
Ia mengakui bahwa beberapa guru honorer di wilayah tersebut masih menerima insentif sebesar Rp500 ribu per bulan.
“Pemkab Maros sedang mengupayakan peningkatan insentif untuk guru honorer, terutama bagi mereka yang bertugas di lokasi terjauh,” tegasnya.
Setelah upacara Hari Guru Nasional, Chaidir dijadwalkan menghadiri berbagai kegiatan, termasuk seminar guru, pelatihan untuk Dinas Keuangan, serta pertemuan dengan badan wakaf.
Peringatan Hari Guru Nasional ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan apresiasi terhadap tenaga pendidik, baik melalui pencairan hak sertifikasi maupun upaya memperbaiki insentif guru honorer.
***




