Pelatih Santai Tanggapi Kegagalan PSM Makassar di Turnamen Battle Of Borneo

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert | DOK. POJOKSULSEL

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert | DOK. POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR- PSM Makassar gagal meraih target juara di turnamen trofeo Battle of Borneo. Tim Juku Eja hanya meraih satu poin dari dua pertandingan di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (4/3/2018) malam.

45 pertama PSM Makassar Takluk 0-2 dari tuan rumah Persiba. Di 45 menit laga kedua, tim Juku Eja hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Mitra Kukar.

Raihan satu poin dipastikan membuat PSM gagal juara, dan hanya menempati juru kunci. Semenatara Persiba Balikpapan keluar sebagai juara setelah menang 0-1 atas Mitra Kukar.

Melawan Persiba, PSM turun dengan skuad terbaiknya minus dua striker anyar Guy Junior dan Bruce Djite yang cedera. Sementara Persiba yang turun level ke Liga 2 mengandalkan 100 persen pemain lokal alias tanpa pemain asing.

Pemain bertahan PSM melakukan kesalahan menit ke-4 saat maju hingga ke garis tengah lapangan. Pemain Persiba Dimas Galih lalu menuntaskan peluang ke gawang kosong setelah memperdaya kiper Shahar Ginanjar.

Justru Persiba menegaskan keunggulannya menjadi 2-0 di penghujung laga. Beni Oktivianto sukses memaksimalkan umpan terobosan dan mencatatkan namanya di papan skor pada menit 44.

Sementara di laga keduanya, PSM hanya mampu meraih satu poin usai bermain imbang 1-1 kontra Mitra Kukar. Zulkifli Syukur dkk sebenarnya memimpin lebih dulu pada menit 38 lewat lesakan Asnawi Mangkualam.

Sayangnya, gol Anindito Wahyu di injury time menyambar blunder Shahar Ginanjar, memaksa laga dilanjutkan adu penalti. Namun, pelatih Mitra Kukar Rafael Berges tidak ingin melanjutkan laga ke babak adu penalti.

Padahal sesuai kesepakatan saat rapat kordinasi perangkat pertandingan (MCM), ketika skor imbang maka pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts mengatakan, turnamen ini ibaratkan ujicoba, sehingga kesalahan yang terjadi tentu menjadi bahan evaluasi.

“Kita sudah cencel dan rencana untuk datang kesini, tapi ini untuk membayar respeknya kita kepada suporter yang sudah datang,” kata Robert.

Menurut pelatih asal Belanda itu, turnamen ini bagus karena timnya bisa mendapat tekanan berbeda dalam 2 kali 45 menit. Secara umum, ia menilai permainan timnya sudah bagus, hanya saja barisan pertahanan kurang fokus.

“Saya kira babak pertama kita main bagus, terkecuali saat bek membuat blunder dua kali. Dan babak kedua satu blunder dari kiper,” ungkap Robert.

“Saya lihat kesalahan ini terjadi di sini bagus dan ini adalah sesuatu yang harus kita atasi dan tidak terjadi kedepannya,” kata Robert.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds

lutra, luwu utara, adv pemkab lutra, adv lutra, bupati lutra, indah putri indriani, bupati cantik

Bupati Lutra: SOP Wajib Dipublikasikan

STANDAR Operasional Prosedur (SOP) adalah kumpulan peraturan yang dibuat untuk mempermudah seseorang/kelompok/organisasi dalam bekerja. Dalam instansi pemerintahan, SOP berfungsi untuk …