Gubernur SYL Mengakui, Parepare Kian Berkembang Dipimpin Taufan Pawe

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Walikota Parepare Taufan Pawe saat perayaan HUT ke-58 Kota Parepare.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Walikota Parepare Taufan Pawe saat perayaan HUT ke-58 Kota Parepare.

KOTA Parepare tepat berusia 58 tahun. Berbagai keberhasilan telah diraih dan mendapat pengakuan. Baik dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) maupun pusat. Sebagai daerah niaga, Kota Parepare telah berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulsel.

Hal ini didukung oleh kepuasan masyarakat terhadap pembangunan dari semua sektor layanan.

Terbukti, indeks kepuasan masyarakat untuk semua sektor layanan rata-rata di atas 70 persen. Dibawah nakhoda Walikota Parepare Taufan Pawe sejak memulai karir pemerintahannya telah langsung melakukan pembenahan-pembenahan dalam bidang infrastruktur kota.

Walikota Parepare Taufan Pawe mengakui, pembangunan infrastruktur dan fisik kota dapat meningkatkan perekonomian khususnya di Parepare.

Dengan menerapkan teori telapak kaki, kata Taufan, ia menginginkan telapak kaki yang menginjakkan kakinya di Parepare sebanyak 500 ribu pasang dari jumlah penduduk Parepare yang hanya sebesar 137 ribu jiwa.

Sehingga, lanjut Taufan, dirinya akhirnya banyak melakukan pembangunan prestisius dan menjadi ikon kota yang diharapkan mampu menjadi magnet untuk menarik masyarakat baik dari Parepare maupun dari luar daerah.

Seperti Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun, pembangunan alun-alun kota Lapangan Andi Makkasau, revitalisasi Pasar Senggol, pembangunan Pare Beach City, Kebun Raya Jompie dan berbagai pembangunan infrastruktur lainnya.

Terobosan itu terbilang tepat karena kota yang tergolong minim potensi sumber daya alam. Sehingga, dengan adanya ikon-ikon kota seperti ini maka akan semakin banyak pengunjung ke Parepare, sehingga makin banyak juga sumber pendapatan bagi warga. Terbukti, Pendapatan asli daerah juga mengalami peningkatan setiap tahun. Capaian pendapatan asli daerah (PAD) Kota Parepare dalam empat tahun terakhir ini terus memperlihatkan peningkatan yang fantastis.

PAD Kota Parepare tahun 2018 telah mencapai angka sekitar Rp140 miliar lebih, dari sebelumnya yang hanya menghasilkan PAD senilai Rp67 miliar. Program-program lainnya yang dilakukan pemerintah yang mengusung tagline ‘Peduli’ ini dijabarkan dalam berbagai program dan kegiatan.

Misalnya, program peduli kesehatan melalui program kesehatan gratis, program pendidikan gratis dan bantuan kepada siswa kurang mampu, sehingga seluruh usia wajib sekolah dapat menikmati pendidikan, program peduli lorong dan peduli lingkungan yang dimaksudkan menghilangkan kesan kumuh dan remang-remang lorong.

Program pemberian beras untuk orang miskin (raskin), kini beras sejahtera (rastra) gratis kepada masyarakat yang tidak mampu serta program integrasi kepada puluhan ribu warga Kota Parepare dipertanggungkan untuk mendapatkan jaminan proteksi dari BPJS Kesehatan.

Keberhasilan itu pun diakui oleh orang nomor satu di Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Gubernur Syahrul mengatakan, Kota Parepare kini menjelma menjadi kota yang diperhitungkan di tingkat nasional. Dia mengapresiasi pemerintah kota parepare yang memiliki komitmen kuat dalam membangun peradaban yang baik.

Hal itu diungkapkan gubernur dua periode tersebut, saat menghadiri puncak perayaan HUT Kota Parepare, ke-58 di Kebun Raya Jompie.

“Saya anggap Parepare ini berkembang. Pemerintahnya berhasil membangun kota. Kami sangat apresiasi. Parepare juga adalah penyangga sektor ekonomi di sulsel. Terima kasih pak wali,” terang Syahrul Yasin Limpo.

(sps/pemkotpare/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Pelatih Ini Jadi Rebutan PSG dan Chelseahelse

POJOKSULSEL.com – Klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain bergabung dengan Chelsea untuk mendapatkan jasa Luis Enrique sebagai pelatih. Sport melansir, mantan pelatih Barcelona berusai 47 …