Pengembang Asal Makassar Salut Budaya Tolak Amplop bagi Pejabat Bantaeng

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pengembang asal Kota Makassar, CV Tri Bangun Indo mengaku salut atas budaya tolak amplop di kalangan pejabat eselon di Kabupaten Bantaeng.

Manager PT Tri Bangun Indo Rusdi menceritakan, dirinya punya pengalaman berhuhubungan dengan kalangan pejabat Bantaeng, khususnya yang terkait dengan pengurusan isin prinsip. Isin prinsip, kata Rusdi, begitu mudah dan tidak bertele-tele.

“Ketika selesai, saya menitipkan sebuah amplop ke salah satu kepala bidang di dinas Bina Marga. Betapa kagetnya saya sebab orang itu menolaknya dengan halus,” ujar Rusdi.

Sang pejabat itu berujar, dirinya memang ditugaskan untuk mempermudah segala bentuk perisinan tanpa boleh memungut satu sen pun biaya, kecuali untuk biaya yang memang ada dalam aturan.

“Sepanjang saya bekerja sebagai pengembang, tidak pernah menemukan hal ini selain di Bantaeng. Para pejabat di Bantaeng sepertinya memiliki budaya antisuap dan tidak mau menerima amplop,” ujar Rusdi.

Rusdi berharap, budaya yang dikembangkan Nurdin Abdullah di Bantaeng harusnya menjadi contoh bagi daerah lain, khususnya dalam hal perisinan.

“Ketika saya isin pulang pun, sang pejabat pun menitip pesan, kiranya jika masih ada hal yang kurang, bisa menghuhunginya secepatnya. Luar biasa pelayanan di Bantaeng,” ujar Rusdi.

(gunawan songki/pojoksulsel)

 

 



loading...

Feeds