Walikota Palopo Bantah Potong Jatah Rastra

HM Judas Amir

HM Judas Amir

POJOKSULSEL.com, PALOPO — Isu pemotongan jatah beras sejahtera untuk masyarakat Kota Palopo ditanggapi serius Walikota Palopo Judas Amir.

Dihadapan warga Latuppa saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan jembatan Latuppa, kamis (01/02/2018) kemarin, Judas meminta jika menemukan oknum yang menyebar isu tersebut agar menangkap dan membawa kepadanya. Mantan anggota DPRD Luwu itu bahkan menyiapkan imbalan.

Menurut Judas, isu pemotongan rastra tersebut tidak benar. Ia mencurigai ada pihak yang sengaja memainkan isu tersebut untuk menjatuhkan dirinya, terlebih saat ini Kota Palopo sudah memasuki tahapan Pilwalkot. “Isu itu tidak benar, ada oknum yang sengaja memainkan isu ini,” kata Judas Amir dihadapan puluhan warga Latuppa.

Judas menjelaskan, rastra yang dulunya diterima warga sebanyak 15 Kg perbulannya memang dikurangi menjadi 10 Kg. Tapi itu bukan kebijakan dari walikota, melainkan kebijakan pemerintah pusat. “Pemerintah pusat yang mengurangi rastra menjadi 10 Kg.

Kadis Sosial Palopo, M Tahir juga menyayangkan adanya issu tersebut yang sengaja dimainkan oleh oknum tertentu. “Memang ada surat edaran dari kementerian sosial bahwa raskin berkurang menjadi 10 kg. Di kemasan rastra juga tertulis 10 kg dan itu bukan kami yang buat. Memang sudah dari Bulog atas perintah kementerian,” kata M Tahir.

(humaspalopo/pojoksulsel)



loading...

Feeds

lutra, luwu utara, adv pemkab lutra, adv lutra, bupati lutra, indah putri indriani, bupati cantik

Bupati Lutra: SOP Wajib Dipublikasikan

STANDAR Operasional Prosedur (SOP) adalah kumpulan peraturan yang dibuat untuk mempermudah seseorang/kelompok/organisasi dalam bekerja. Dalam instansi pemerintahan, SOP berfungsi untuk …