Atap Bangunan SMA Pergis Diterjang Rubuh Diterjang Angin Kencang, 13 Siswa Luka

POJOKSULSEL.com, MAROS – Angin kencang yang menghantam kota Maros jelang siang merubuhkan sejumlah atap bangunan ruang kelas siswa SMA Pergis di Kecamatan Turikale, Maros. Akibatnya 13 orang pelajar mengalami luka luka karena terkena reruntuhan atap bangunan, Kamis (1/2/2018).

Salah seorang siswa yang terkena reuntuhan, Rahmad (18) mengatakan, sebelum kejadian mereka sedang mengikuti mata pelajaran, saat itu terjadi angin kencang dari arah timur hingga mengangkat material atap bangunan, Karena panik, mereka berlari turun ke lantai dasar. Namun, pintu besi yang berada di bibir tangga terkunci, hingga dia beserta teman lainnya tertimpa reruntuhan atap.

“Kamilebih 20 orang mau turun ke bawah, tapi pagarnya terkuci jadi kami terkurung di tangga. Saat itu angin kencang datang, dan merubuhkan atap, dinding batu-bata yang jatuh mengenai kami,” kata Rahmad.

Sementara Bahar, seorang guru kelas di sekolah tersebut, mengatakan, 13 orang siswa yang terkena reruntuhan itu langsung dibawa ke rumah sakit. Ia juga kaget saat angin datang dengan cepat menyapu bagian atap sekolah yang berlantai dua itu.

“Kita langsung bawa ke rumah sakit. Kami guru-guru juga kaget tiba-tiba suara atap yang diterjang angin itu terangkat dan terbang hingga beberapa meter,” sebutnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pihak sekolah telah memutuskan untuk meliburkan siswa hingga hari Senin mendatang. Meski satu ruang kelas rusak, menurut dia masih banyak ruang kelas lain yang bisa digunakan siswa untuk belajar.

“Rencananya diliburkan sampai Senin, karena masih ada beberapa ruang kelas yang bisa kita gunakan untuk belajar. Ruangan itu juga dipakai belajar untuk mahasiswa,” paparnya.

Selain sekolah, beberapa rumah yang berada di wilayah Kecamatan Turikale dan Kecamatan Lau Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan juga mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang.

(adnan muthalib/pojoksulsel)



loading...

Feeds