Nilai Insentif Naik, Judas Amir : Mereka Punya Peran Penting di Masyarakat

HM Judas Amir

HM Judas Amir

POJOKSULSEL.com, PALOPO — Walikota Palopo, HM Judas Amir di tahun 2018 ini menaikkan nilai insentif yang diterima oleh warga Palopo. Mulai dari Imam Masjid, Guru Mengaji, Guru Sekolah Minggu, Pinandhita, Pesraman, Ketua RT/RW/LPMK, Kader PPKBD dan Kader Sub PPKBD.

Kenaikan ini tak lepas dari kepedulian orang nomor satu di Kota Palopo untuk memperhatikan kesejahteraan warga yang memiliki peran penting dalam memajukan Palopo.

Insentif yang paling menonjol mengalami kenaikan ialah Ketua RT/RW/LPMK (selengkapnya lihat tabel). Kenaikannya secara bertahap sejak beberapa tahun terakhir.

Jika tahun 2017 lalu Ketua RT/RW/LPMK menerima insentif Rp150 ribu perbulan yang diterima setiap tiga bulan, tahun ini mereka terima insentif setiap bulannya Rp400 ribu. Total sebanyak Rp1,2 juta mereka terima setiap triwulan.

Judas Amir menjelaskan, para Ketua RT maupun Ketua RW adalah mitra dari Kelurahan, dimana mereka memiliki tugas yang sangat penting dalam melayani masyarakat di tingkat bawah.

Para Ketua RT/RW sebenarnya banyak sekali persoalan-persolan di tengah masyarakat yang bisa mereka bantu dalam arti masyarakat bisa mengeluhkan, atau bisa meminta perwakilannya melalui Pak RT ataupun Pak RW untuk persoalan-persoalan yang mereka hadapi.

“Jadi, tugas dan peran para Ketua RT/RW sangat besar bagi masyarakat. Sudah sepantasnya, pemerintah memberikan perhatian serius bagi kesejahteraan mereka, sehingga menaikkan insentif mereka dari Rp150 ribu per bulan menjadi Rp400 ribu merupakan bentuk perhatian kita kepada Ketua RT dan RW.

Mereka ini adalah pejuang-pejuang dalam arti masyarakat Kota Palopo yang ikut membangun serta ikut mengawasi juga pemerintahan terutama di kota Palopo,” jelas Judas Amir. Dikatakan, insentif sebesar Rp400 ribu tersebut jika ditilik dari kian meningkatnya kebutuhan hidup sehari-hari, mungkin tidak secukup atas kerja keras yang telah dilakukan mereka.

Tapi tegas Judas Amir, dengan kenaikan insentif tersebut, setidaknya sudah dapat menggambarkan perhatian pemerintah. “Semoga bisa menjadi semangat bagi mereka,” pungkas Judas Amir.

Tidak hanya itu, di tahun ini, Judas juga memberikan insentif kepada penyelenggara jenazah, petugas medis UKS dan Ketua Dasa Wisma. “Mereka (penyelenggara jenazah dan petugas medis UKS) mulai tahun 2018 ini juga akan menerima insentif.

Untuk tahap awal, setiap bulannya mereka terima Rp100 ribu yang diterima setiap triwulan,” kata Judas. Insentif juga kini diberikan kepada Ketua Dasa Wisma yang ada di Palopo. “Di Indonesia, hanya Palopo yang memberikan insentif kepada ketua dasa wisma. Inilah bentuk kepedulian pemerintah kepada warga,” katanya.

(humaspalopo/pojoksulsel)



loading...

Feeds