Tersesat di Gunung Bawakaraeng, Tiga Pendaki Lansia Selamat

Tiga pendaki lanjut usia yaitu Dg Ngalle (55), Dg Lu'mu (45), dan Dg Romba (65), sempat dinyatakan tersesat di Gunung Bawakaraeng, turun dengan selamat, Minggu (28/1/2018) malam.

Tiga pendaki lanjut usia yaitu Dg Ngalle (55), Dg Lu'mu (45), dan Dg Romba (65), sempat dinyatakan tersesat di Gunung Bawakaraeng, turun dengan selamat, Minggu (28/1/2018) malam.

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Tiga pendaki lanjut usia yaitu Dg Ngalle (55), Dg Lu’mu (45), dan Dg Romba (65), sempat dinyatakan tersesat di Gunung Bawakaraeng, turun dengan selamat, Minggu (28/1/2018) malam.

Awalnya, rombongan pendaki berjumlah sembilan orang, adalah daei Desa Salu Toa, Desa Parigi, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa itu memulai perjalanan ke Gunung Bawakaraeng sejak tanggal 22 Januari lalu, melalui jalur Lembanna.

Kemudian, enam pendaki yang selamat itu terpisah dengan ketiga rekannya yang tersesat setelah terpisah di Pos 9 saat perjalanan turun dari puncak.

Ketiga pendaki ini dinyatakan tersesat dan hilang setelah enam orang rekannya telah di Lembanna, Kabupatem Gowa, Sabtu (27/1/2018) malam. Keenam pendaki yang selamat itu menyatakan, ketiga rekannya tersesat dan hilang di Pos 9.

Tim Basarnas Makassar yang mendapat informasi kemudian bergerak cepat dan menerjunkan personel untuk melakukan pencarian.

Staf Humas Basarnas Makassar Hamsidar mengatakan, ketiga pendaki tersebut tersesat karena faktor cuaca. Setelah berhasil sampai ke Puncak, tombongan pendaki itu berencana turun melalui jalur ke Lembanna, Kabupaten Gowa.

Namun, karena cuaca buruk ketiganya terpisah dari rombongan di pos 9 hingga akhirnya tembus di Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. “Mereka selamat dan kondisinya sehat. Ketiga pendaki ini terpisah dengan enam rekannya di Pos 9. Mereka salah jalur dan akhirnya turun melalui jalur Tasoso, Kabupaten Sinjai,” kata Hamsidar.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds