Oknum Honorer di Soppeng Aborsi, Janin Dibuang di Samping RS

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Seorang perempuan berinisial RA (20) bersama pacarnya SA (26), honorer di Kabupaten Soppeng ditangkap polisi. Diduga mereka sudah melakukan praktik aborsi.

Terungkapnya kasus aborsi dua sejoli honorer ini berawal saat ditemukan janin yang dibuang di sampng Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Latemmamala.

Sebelum penemuan mayat itu, RA datang berobat ke RSUD Latemmamala pada 19 Januari 2018. RA mengeluh sakit maag dan nyeri haid sehingga mengeluarkan darah yang banyak.

Saat itu, perawat menyarankan agar urine RA dites. Hasilnya bahwa RA bisa menjalani rawat jalan setelah dilakukan observasi selama 7 jam.

Hanya saja, dokter yang memeriksanya curiga bahwa urine itu adalah milik temannya. Terlebih, setelah ditemukannya janin di samping RSUD Latemalalla.

“Ya dilakukanlah interogasi kepada RA 2 hari setelah pemeriksaan di RSUD. Dan ia mengakui telah melakukan aborsi,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, Kamis (25/1/2018).

Dicky Sondani menyebutkan, RA mengaku sudah 5 bulan tidak haid pasca berhubungan badan dengan kekasihnya SA. Pasangan di luar nikah ini bersepakat untuk mengugurkan jabang bayi itu.

“Perempuannya ini mengonsumsi kapsul pil tuntas dan M-kapsul, yang disarankan oleh pacarnya untuk menggugurkan janin itu,” kata Dicky Sondani.

Setelah mendengarkan pengakuan RA, maka anggota polisi mengamankan RA pada Rabu kemarin bersama dengan pacarnya untuk menpertanggung jawabkan perbuatannya. Setelah itu, anggota juga mengamankan pacranya.

“Kedua pasangan di luar nikah ini berstatus sebagai staf honorer,” ujar Dicky Sondani.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds