Gubernur Syahrul YL Berbagi Tips kepada 641 CPNS Kemenkuham

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo berbagi tips kepada 641 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Kemenkumham Sulsel.

Gubernur Syahrul YL mengatakan, profesi sebagai PNS merupakan takdir Tuhan yang dipilih oleh manusia. Dan hal itu menjadi kehormatan bagi mereka yang telah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

“Hari ini buat saya kalian bukan lagi calon pegawai negeri tetapi sudah menjadi pejabat negara,” kata Syahrul YL dan disambut tepuk tangan meriah dari ratusan CPNS yang hadir.

Pada kesempatan itu, Syahrul YL menceritakan pengalamannya saat berkarir sebagai kepala desa, Bupati Gowa 2 periode, sampai pada jabatan mengetik naskah Gubernur Sulsel. Ia juga menceritakan pengalamannya sebagai wakil Gubernur Sulsel.

“Saya seperti kalian, saya awali jadi kepala desa, pernah jadi lurah, jadi tukang ketik naskah pidato, bahkan pernah dilempari naskah tersebut, sekarang saya jadi gubernur,” ujarnya.

Gubernur Sulsel dua periode ini meminta kepada CPNS yang baru tersebut, untuk memberikan prestasi terbaik dalam menjalankan tugas, dan ikhlas selalu ikhlas bekerja.

Selain itu, Syahrul YL meningkatkan untuk membiasakan hidup normatif dan wajar saja serta tidak melawan hukum.

“Pertama, hiduplah secara normal, sepantas-pantasnya saja dan kedua tidak melawan hukum, apalagi kalian di Kemenkum HAM,” harapnya.

Gubernur dua periode ini juga membagikan tips keberhasilan khas yang ia ramu dengan nama PAKUI. Lebih rinci PAKUI adalah Pray (doa), Attitude (karakter), Knowledge (ilmu pengetahuan), Ulet, dan Impian.

Sementara itu, Kakanwilkum HAM Sulsel Sahabuddin Kilkolda, menjelaskan penerimaan CPNS tersebut berlangsung selama enam bulan. Alokasi untuk seluruh Indonesia sebanyak 17.526 orang dengan perincian 14.000 untuk Jabatan Penjaga Tahanan di Lapas dan Rutan dengan kualifikasi pendidikan SLTA sederajat, 2.308 orang untuk Jabatan Petugas Imigrasi dan 1.218 orang untuk jabatan lainnya dengan kualifikasi Dokter Spesialis, Dokter, Sarjana dan Diploma III.

“Dari jumlah ini, untuk Sulsel mendapat alokasi formasi sebanyak 641 orang dengan rincian 551 orang kualifikasi SLTA dan 90 orang kualifikasi Dokter dan Sarjana,” sebut Kilkolda.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds