Temu Kangen Kerajaan Bantaeng dan Bulukumba, NA Didaulat Bawakan Sambutan

POJOKSULSEL.com, BULUKUMBA – Bakal Calon Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah (NA) menghadiri acara Temu Kangen ST 15 di rumah adat Bulukumba, Sarajo, Sabtu (20/1/2018).

Temu kangen ini merupakan ajang berkumpulnya dua rumpun keluarga antar Balla Lompoa Bantaeng dan Sarajoe Bulukumba.

Kehadiran Bupati aktif Kabupaten Bantaeng dua periode itu yakni sebagai representasi kerajaan Bantaeng dan Andi Sukri adalah representasi kerajaan Bulukumba.

Nurdin Abdullah dan Andi Sukri berada dalam rumpun satu keluarga yaitu bersepupu dua kali.

Acara ini, dihadiri ratusan tokoh masyarakat dan tim pemenangan Andi Sukri A Sappewali – Tomy Satria Yulianto saat Pilkada Bulukumba 2016 lalu.

Selain itu, ST 15 adalah salah satu tim yang mengantar AM Sukri A Sappewali – Tomy Satria Yulianto menang sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba pada Pilkada 2016 dan dilantik Februari 2017.

Pembina ST 15 Andi Makasau Kr Lompo, membuktikan bahwa tim Andi Sukri – Tomy Satria masih solid untul mendukung dan mengawal program bupati A Sukri.

“Kita sukses berjuang dan mengantar Andi Sukri – Tomy jadi bupati dan wakil bupati. Sekarang kita akan mengawal pembangunan Bulukumba di bawa kepemimpinan Andi Sukri,” katanya.

Sedangkan Andi Sukri mengaku masih ada untuk ST 15 dan seluruh masyarakat Bulukumba. Ia berharap ST 15 tetap solid. “Keberadaan saya di sini karena kalian semua (ST 15 – red). Kita pilih yang sudah ada hasil kerjanya. Jangan pilih yang janji-janji,” tegas A Sukri.

Dalam kesempatan yang sama Nurdin Abdullah, yang didaulat untuk menyampaikan sambutan secara mendadak, mengatakan, dibawah kepemimpinan Bupati Andi Sukri banyak perubahan pembangunan di Bulukumba.

“Bulukumba dan Bantaeng harus terbangun bersama dan beriringan dan saling mendukung,” katanya.

Nurdin Abdullah tak lupa meminta kebersamaan pada Pilkada Juni 2018.

“Saya mohon dengan hati yang tulus. Kalau Nurdin Abdullah yang jadi Gubernur dan Andi Sukri bupati insya Allah Bulukumba lebih maju lagi,” pungkas Nurdin Abdullah.

(gunawan songki/pojoksulsel)



loading...

Feeds