Ikut Politik Praktis, Mahasiswa Laporkan 31 PNS Gowa ke Bawaslu

Ilustrasi PNS

Ilustrasi PNS

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR- Mahasiswa yang tergabung dalam lembaga Pusat Pendidikan dan Pembelaan Rakyat (Puspera), melaporkan 31 aparatur sipil negara (ASN) dari Kabupaten Gowa yang dianggap melakukan politik praktis.

Penyerahan bukti dilakukan Puspera langsung ke kantor Bawaslu Sulsel, Kamis, (18/1/2018). Bukti berupa foto-foto oknum ASN berserta nama dan jabatan diterima oleh Asistensi Penindakan dan Sengketa Hukum Bawaslu Sulsel, Anas Malik. Pihak Bawaslu kini menunggu laporan resmi sekaitan bukti tersebut.

Muhammad Aswin, selaku Ketua Puspera mewakili sejumlah masyarakat yang menyaksikan oknum ASN Kabupaten Gowa melakukan politik praktis. Caranya, dengan turut mengkampanyekan kandidat tertentu, serta melakukan salam khas ala salah satu kandidat.

“Kami menyerahkan temuan-temuan yang kami kumpulkan dari informasi masyarakat, bahwa ada sejumlah oknum PNS yang melakukan politik praktis,” kata Aswin melalui pernyataan tertulis.

Menurut dia, total ada 31 nama yang diserahkan sebagai bukti. “Tapi besok akan kami temani pelapor dan saksinya untuk dilakukan registrasi pelaporan ke Bawaslu terhadap temuan tersebut,” Aswin menambahkan.

Menurutnya, pelaksanaan Pilkada Sulsel dapat berlangsung jujur dan adil tanpa keterlibatan aparatur negara. Hal itu merujuk pada Peraturan menteri pendayagunaan aparatur sipil negara dan reformasi birokrasi nomor B/71/M.SM.00.00/2017 dan pasal 4 angka 15 PP nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil.

Asistensi Penindakan dan Sengketa Hukum Bawaslu Sulsel, Anas Malik mengungkapkan, pihaknya akan merespon hal tersebut, asalkan berkas laporan memenuhi syarat.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds