Walah… Bang Ilham Kok Remas Payudara. Giliran Tertangkap, Menyesal

Aksi Ilham Sanin yang meremas payudara seorang perempuan di Depok dan terekam CCTV

Aksi Ilham Sanin yang meremas payudara seorang perempuan di Depok dan terekam CCTV

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Polisi akhirnya bisa menangkap Ilham Sanin (28), pria peremas payudara seorang wanita di Jalan Kemiri, Muka, Beji, Depok, Senin (15/1/2018) malam.

Penangkapan Ilham sendiri dilakukan tim gabungan Polres Kota Depok dan Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pelaku tidak melakukan perlawanan ketika ditangkap.

Di depan penyidik, Ilham bersikukuh aksi remas payudara yang ia lakukan Jumat siang (12/1/2018) dan terekam CCTV itu dilakukannya secara spontan.

“Ngakunya, niat awalnya mau mencari kios untuk beli pulsa,” ungkap Argo.

Saat mengendarai motornya, Ilham melihat seorang wanita berinisial AF (22) tengah berjalan sendiri di jalan yang sepi.

“Timbul niat iseng karena kondisi jalan sepi,” terangnya.

Sebelum ditangkap, video pelecehan yang dilakukan Ilham menjadi viral di media sosial.

Itu lantaran korban AF mengizinkan video yang tertangkap di kamera CCTV untuk disebarkan, agar Ilham segera ditangkap.

Mengetahui videonya viral, Ilham berusaha menghilangkan sejumlah barang bukti demi menutu[i identitsnya.

“Menurut keterangan pelaku, dia membakar jaketnya sendiri karena ketakutan begitu tahu aksinya itu menjadi viral,” terang Argo.

Akan tetapi, Argo menegaskan, pihaknya tak begitu saja percaya aksi Ilham yang mengaku spontan.

Kini, pihaknya tengah mengembangkan penyelidikan apakah ada korban lain. Sebab, kasus pelecehan seksual di kawasan Margonda, Kota Depok bukan kali ini terjadi.

Pada September 2017 lalu, kasus serupa juga pernah terjadi dengan modus yang sama.

Pelaku saat itu mengendarai motor dan meremas payudara seorang karyawati yang sedang berjalan kaki.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, polisi menyangkakan Ilham yang karyawan swasta itu dengan Pasal 281 KUHP tentang Tindak Pidana Merusak Kesopanan di Muka Umum dengan ancaman 2 tahun 8 bulan penjara.

“Saya menyesal. Saya meminta maaf pada korban dan keluarga korban,” ujar Ilham sambil menutup wajahnya saat dipertemukan dengan wartawan.

(JPG/ruh/pojoksatu/pojoksulsel)



loading...

Feeds