Soal Mahar Rp 40 Miliar di Gerindra, Bawaslu Panggil La Nyalla Lagi

La Nyalla Mattalitti. | Dok Pojoksulsel.com

La Nyalla Mattalitti. | Dok Pojoksulsel.com

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Memanggil La Nyalla Mataliti guna diminta keterangan terkait kabar adanya permintaan mahar politik senilai Rp 40 miliar yang diminta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Menurut Komisioner Bawaslu, Fritz Edward Siregar, dalam pemanggilan pertama yang dijadwalkan Bawaslu pada hari Senin (15/1/2018), La Nyalla menolak hadir dengan alasan pada saat itu dia sedang tidak berada di Surabaya, Jawa Timur.

“Beliau (La Nyalla) sudah dipanggil tapi beliau mengirimkan utusannya bahwa beliau tidak bisa hadir karena sudah di Jakarta,” ucap Fritz di Kantor Bawaslu Pusat, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Fritz kemudian melayangkan pemanggilan kedua. La Nyalla diminta hari ini untuk dapat datang ke kantor Bawaslu Surabaya guna memberikan klarifikasi.

“Kemudian mengirimkan pemanggilan kedua dan untuk acara klarifikasinya hari ini jam 1 siang di Surabaya,” lanjut Fritz.

Hingga siang ini menurut Komisioner Bawaslu ini, pihaknya belum mendapat kepastian apakah mantan Ketua PSSI ini dapat hadir memenuhi panggilan atau malah mangkir lagi.

Namun, Fritz berharap La Nyalla dapat memenuhi panggilan di Surabaya. Pasalnya Bawaslu sangat membutuhkan keterangan pria 58 tahun ini, guna menindak lanjuti dugaan adanya mahar politik dalam proses pencalonnya sebagai kepala daerah.

“Kami sangat membutuhkan kehadiran beliau karena dari situ kami bisa menemukan, kami bisa memanggil para pihak yang terlibat untuk proses pemanggilan berikutnya,” pungkas Fritz.

Sebelumnya pada Sabtu 9 Desember 2017 lalu, saat deklarasi pasangan Mayjen (Purn) Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Pilgub Jawa Barat, La Nyalla bertemu langsung dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Prabowo meminta La Nyalla menyiapkan uang senilai Rp 40 miliar sampai batas waktu 20 Desember 2017.

(sat/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds