Desakan Munaslub Menguat, Kader Sudah Tak Percaya OSO

Osman Sapta Oddang

Osman Sapta Oddang

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Sebanyak 27 DPD dan 418 DPC Partai Hanura mendesak agar segera dilaksanakan Musyawah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk memilih ketua umum baru menggantikan Oesman Sapta Odang.

Hal ini disampaikan Ketua DPD Hanura Sumbar Marlis, dalam konferensi pers di kantor DPP partai, kawasan Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (16/1).

Mengacu Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Hanura, Pasal 46 ayat 40a menyatakan bahwa Munaslub bisa dilaksanakan apabila ada permintaan dari 2/3 DPD, atau 2/3 DPC se-Indonesia.

Data sementara yang disampaikan Marlis, permintaan digelarnya Munaslub disampaikan sekitar 27 DPD dan 418 DPC yang menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan OSO. Karena itu sesuai AD/ART, DPP harus segera mengambil langkah penyelamatan partai.

Hasil rapat pengurus harian DPP Hanura di Hotel Ambhara, Jakarta pada Senin (15/1), telah diambil sejumlah keputusan penting. Antara lain DPP menerima mosi tidak percaya, ditindaklanjuti dengan pemberhentian oso sebagai ketum. Kekosongan sementara dijabat oleh Daryatmo.

“Maka kemudian, kami dalam forum ini, mewakili DPD seluruh Indonesia menyampaikan secara bulat penyelesaian partai dari kemelut ini adalah munaslub,” ucap Marlis.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto merestui dilaksanakannya musyawarah nasional luar biasa (munaslub), untuk memilih ketua umum baru menggantikan OSO.

“Dan atas izin dari bapak ketua dewan pembina tadi, beliau menyetujui itu (munaslub-red) untuk segera dilaksanakan. Maka Hanura dalam satu, dua hari ini akan melaksanakan munaslub untuk memilih ketum terbaru berkaitan kemelut yang terjadi,” pungkasnya.

(fat/jpnn/pojoksulsel)



loading...

Feeds