Korban Banjir Barru Tuntut Perusahaan Proyek Rel Kereta Api

Banjir di Dusun Latappareng, Desa Ajjakkang, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, ‎Sulsel. | POJOKSULSEL - HAERUL AMRAN

Banjir di Dusun Latappareng, Desa Ajjakkang, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, ‎Sulsel. | POJOKSULSEL - HAERUL AMRAN

POJOKSULSEL.com, BARRU – Warga Dusun Latappareng, Desa Ajjakkang, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, ‎Sulawesi Selatan (Sulsel), mengeluhkan pihak perusahaan pembangunan rel kereta api (RKA).

Sebagian besar warga di wilyah tersebut merupakan korban banjir‎. Mereka selama ini menunggu kepastian dari perusahaan akan kerugian materil yang dialami.

“Rumah kami terendam banjir selama tiga hari Pak. Bendungan proyek rel kereta api penyebabnya, kami minta tanggungjawab pihak perusahaan proyek tersebut,” kata Muhlis, Senin (1/1/2018).

Dia mengatakan, akibat air yang merendam rumah Muhlis, barang-barang elektronik seperti televisi, kulkas, dan lainnya menjadi rusak.

“Bangunan rumah kami juga ikut rusak Pak,” katanya.

Dia mengungkapkan, pihak pemerintah daerah sendiri melalui Tagana sudah turun memberikan bantuan seadanya. Namun, kata dia, itu tidak cukup untuk mengganti kerugian yang dialaminya.

“Hanya dibantu terpal dan selimut oleh Tagana, sedangkan alat elektronik kami yang sudah tidak bisa digunakan ‎sampai sekarang tidak ada kejelasan. Kami harap pihak terkait bertanggungjawab,” ungkapnya.

Banjir di wilayah itu, kata Muhlis, baru kali ini terjadi. Dia memastikan kondisi itu terjadi akibat tidak adanya antisipasi dari pihak perusahaan yang mengerjakan proyek rel kereta api tersebut.

“Bertahun-tahun kami disini baru kali ini terjadi (banjir). Parah,” tutupnya.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Appi-Cicu Rancang Program Pro Rakyat

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Bakal Calon Wali Kota Makassar, Andi Rachmatika Dewi mendapat sambutan hangat dari warga dibeberapa wilayah di Kecamatan …
Menko Polhukam Wiranto. IST

Wiranto Sebut Kini Hanura Ada Dua Kubu

POJOKSULSEL. com – Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto mengaku kaget dengan realitas yang terjadi di internal partai yang dirintisnya pada 2006 silam. …