Astaga! di Keranda Mayat Tertulis, “Direktur PT Semen Tonasa Meninggal”

Keranda mayat dipakai warga Bungoro menutup akses jalan dari pabrik PT Semen Tonasa ke Pelabuhan Biringkassi, Pangkep, Sabtu (30/12/2017). | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

Keranda mayat dipakai warga Bungoro menutup akses jalan dari pabrik PT Semen Tonasa ke Pelabuhan Biringkassi, Pangkep, Sabtu (30/12/2017). | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

POJOKSULSEL.com, PANGKEP – Kesabaran warga Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), sepertinya sudah habis. Warga kecewa dengan pihak PT Semen Tonasa yang tak kunjung memperbaiki jalan yang selalu dilewati truk pengangkut materialnya.

Warga memblokir atau menutup jalan dari arah Pabrik Semen Tonasa menuju Pelabuhan Biringkassi. Warga menutup jalan mengunakan keranda mayat, Sabtu (30/12/2017). Di keranda itu bertuliskan “Direktur PT Semen Tonasa Meninggal.”

Aksi warga yang di Motori Ambo Akka kecewa dengan sikap Tonasa yang tidak pernah melakukan perbaikan jalan

Akibat kerusakan jalan ini, material pasir silica dan batubara yang diangkut mobil kendaraan Tonasa jatuh di jalanan.

“Materialnya tertumpah sehingga masuk ke rumah kami dan masjid,” kata Udin seorang warga.

Jalanan tersebut, kata dia, sudah lama rusak dan tidak pernah di perbaiki permanen. Hanya dilakukan penambalan saja.

Polusi debu juga diperparah dengan aksi ugal-ugalan yang di lakukan para sopir sehingga semua debu berterbangan masuk kerumah warga dan masjid sehingga sangat mengganggu warga.

Pemblokiran jalan ini sempat memacetkan lalu lintas di dari arah Biringkassi Pangkep

Sementara itu pihak Tonasa yang menerima aduan langsung melakukan pembersihan jalan kemudian membuka blokir jalan.

(tajuddin mustaming/pojoksulsel)



loading...

Feeds