Tokoh Toraja ke IYL: Don’t Stop Punggawa

POJOKSULSEL.com, TORAJA UTARA – Kandidat Gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo (IYL) tak hanya mendapat tempat di hati masyarakat yang pernah dipimpinnya. Tapi penerimaan ke “Mr Komitmen” juga datang dari warga di Tana Toraja.

IYL mendapat sambutan antusias dari sejumlah tokoh masyarakat dan warga. Seperti yang terlihat saat menghadiri rambu solo atau upacara kematian di dua lokasi di Tondong, Toraja Utara, Kamis (28/12/2017).

“Selamat datang Bapak Ichsan Yasin Limpo. Calon Gubernur Sulsel, sekaligus pelanjut gubernur yang membanggakan kita selama ini, Bapak Syahrul Yasin Limpo, ” kata perwakilan keluarga yang berduka, saat IYL hadir di rambu solo.

Di dua upacara kematian dari yang berduka Dr Sumule Tumbo, dan keluarga Yansen Banne, maupun Piter Rede Mellolo sekaligus Kepala Lembang Tondong Matallo, IYL dianggap sebagai figur tepat melanjutkan kepemimpinan Syahrul.

Berdasarkan pantauan, semenjak Ichsan hadir untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang berduka, nama Ichsan terus didengung-dengungkan melalui pengeras suara yang disambut “Punggawa Gubernur”.

Tak hanya itu, saat keluarga berduka meminta doa dan restu masyarakat untuk mendukung IYL sebagai kandidat gubernur, beberapa pemangku adat langsung meresponsnya dengan menyebut “Don’t Stop Punggawa”.

Don’t Stop merupakan tagline Syahrul Yasin Limpo saat maju di Pilgub Sulsel 2013, yakni Don’t Stop Komandan. Sehari sebelumnya, Syahrul juga hadir di Tondong.

Sebagai bagian dari keluarga besar, IYL diperlakukan istimewa oleh keluarga yang berduka, maupun ratusan masyatakat yang memadati tongkonan di upacara “Rambu Solo” yang digelar selama beberapa hari terakhir.

(rilis/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Appi-Cicu Rancang Program Pro Rakyat

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Bakal Calon Wali Kota Makassar, Andi Rachmatika Dewi mendapat sambutan hangat dari warga dibeberapa wilayah di Kecamatan …
Menko Polhukam Wiranto. IST

Wiranto Sebut Kini Hanura Ada Dua Kubu

POJOKSULSEL. com – Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto mengaku kaget dengan realitas yang terjadi di internal partai yang dirintisnya pada 2006 silam. …