Dosen Stikes Marendeng Majene Ciptakan Aplikasi Perawatan Pasien Jiwa

Dosen Stikes Marendeng Majene, Irfan M

Dosen Stikes Marendeng Majene, Irfan M

POJOKSULSEL.com – Dosen Keperawatan Jiwa Stikes Marendeng Majene, Sulawesi Barat, Ns. Irfan M.Kep berhasil menciptakan alat kesehatan berbasis aplikasi smartphone. Aplikasi kesehatan untuk pasien gangguan kejiwaan ini diberi nama I Care Skizofrenia (ICS_mobile).

Irfan mengatakan, aplikasi ICS_mobile bertujuan untuk membantu keluarga pasien gangguan jiwa dalam merawat anggota keluarganya.

“Saya membuat aplikasi ini karna keprihatinan saya terhadap pasien-pasien gangguan jiwa,” kata Irfan, Rabu (27/12/2017).

Menurut alumnus magister keperawatan jiwa Universitas Padjadjaran Bandung ini, aplikasi ICS_mobile dapat dipakai oleh setiap orang yang peduli terhadap keberadaan pasien gangguan jiwa.

Irfan mengatakan, melalui aplikasi ICS_Mobile, siapa pun akan mendapatkan informasi kesehatan tentang cara-cara merawat pasien gangguan jiwa dengan mandiri.

Tidak hanya itu, aplikasi ICS_mobile juga dapat membantu pelayanan kesehatan bagi Perawat, yang salama ini masih kurang untuk perawatan pasien gangguan jiwa.

“Keluarga diharapkan dapat mandiri dalam proses perawatan anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa,” ujar pemuda asal Polewali Mandar tersebut.

Irfan mengatakan, aplikasi ICS_mobile telah diuji efektivitasnya pada proses penelitian, di seluruh wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Majene pada pertengahan tahun 2017.

Hasil uji cobanya menunjukkan bahwa aplikasi ICS_mobile secara signifikan efektif, dalam meningkatkan pengetahuan keluarga dalam proses perawatan sehari-hari pasien gagguan jiwa, bila dibandingkan pemberian informasi kesehatan oleh tenaga kesehatan.

Saat ini, kata Irfan, ICS _mobile tengah proses pengajuan untuk hak paten ke lembaga Hak Kekayaan Intelekektual (HAK) untuk menjadi hak cipta pribadi. Dengan begitu, diharapkan dengan mudah dapat disebarluaskan untuk membantu perawat dan keluarga, dalam proses perawatan pasien gangguan jiwa.

“Gangguan jiwa itu sebuah penyakit yang sama dengan penyakit gangguan fisik lainnya,” tandas anggota Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Majene ini

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds