Menguak Misteri Pembunuhan Mahasiswi UKI Toraja

Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P Sirait

Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P Sirait

POJOKSULSEL.com, MAKALE – Tiga hari berlalu, kedok pembunuh mahasiswi Marni (23) belum terbongkar. Polisi kini melakukan gelar perkara untuk memperdalam fakta-fakta dan bukti-bukti yang telah ditemukan.

“Belum (pembunuh Marni belum ditemukan), masih kami selidiki terus. Anggota Reskrim Polres Toraja masih di lapangan (melakukan gelar perkara),” ujar Kapolres Tana Toraja, AKBP Julianto P Sirait, SH,S.i.K kepada media ini , Jumat (22/12/2017).

Julianto mengatakan penyidik dari Polres dan Tim Forensik akan menggelar perkara berkaitan dengan kasus tersebut. Polisi akan memperdalam fakta-fakta dan bukti-bukti yang ada di lokasi kejadian. ” Sudah lebih 10 saksi kita periksa. Saya akan kumpulkan penyidiknya untuk mendalami kasus tersebut,” Julianto

Dia mengungkapkan pihaknya belum bisa menemukan petunjuk soal pelaku pembunuhan. Minimnya saksi menjadi kendala polisi dalam mengungkap kasus tersebut.

” Kita upayakan segera dan secepat mungkin menggungkap motif dan pelaku kasus pembunuhan ini,” pungkas mantan bareskrim polri ini

Informasi yang dihimpun korban meninggalkan rumah sejak pukul 07.00 wita. Ia pamit hendak pergi kampus untuk kuliah.

Namun karena tak kunjung pulang ke rumah, warga pun beramai ramai melakukan pencarian. Alhasil, Marni sudah ditemukan tak bernyawa pada sore harinya oleh warga sekitar pukul 17.45 Wita

“Pagi-pagi sekali dia sudah pamit tinggalkan rumah mau ke Kampus. Ia janjian sama temannya ketemu di Mebali. Tapi temannya heran karena jam 8 nomor korban sudah tidak aktif. Ada luka robek di bahagian belakang. Tadi ditrmukan warga sekitar pukul 17.45 wita,” kata Mama Jefry salah satu keluarga korba

Untuk diketahui, Selasa (19/12/2017) sore, seorang mahasiswi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja yang diketahui bernama Marni (23), jurusan Bahasa Inggris semester tujuh, ditemukan tewas bersimbah darah di kawasan hutan pinus, Marrang, Kecamatan Mengkendek Tana Toraja. Diduga Marni merupakan korban pembunuhan dengan sejumlah tusukan benda tajam di tubuhnya. (bayu/pojoksulsel)



loading...

Feeds

lutra, luwu utara, adv pemkab lutra, adv lutra, bupati lutra, indah putri indriani, bupati cantik

Bupati Lutra: SOP Wajib Dipublikasikan

STANDAR Operasional Prosedur (SOP) adalah kumpulan peraturan yang dibuat untuk mempermudah seseorang/kelompok/organisasi dalam bekerja. Dalam instansi pemerintahan, SOP berfungsi untuk …