Garuda Terbang Perdana Luwu – Makassar

Garuda Terbang Perdana Luwu - Makassar

Garuda Terbang Perdana Luwu - Makassar

POJOKSULSEL.com, LUWU – Bandar Udara Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan resmi menyandang status bandara regional. Untuk pertama kalinya, maskapai penerbangan Garuda Indonesia melakukan penerbangan dari Luwu ke Makassar melalui bandara ini.

Garuda Indonesia resmi melayani rute Luwu – Makassar pulang pergi (PP) sebanyak tiga kali dalam sepekan yakni senin, rabu dan jumat dengan menggunakan pesawat berkapasitas 72 penumpang. Arus wisatawan menuju salah satu destinasi prioritas yang ada di Tana Toraja dan Luwu Raya bakal semakin mudah dengan hadirnya maskapai ini.

“Manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat, pariwisata pun bakal semakin menjadi primadona perekonomian bangsa khususnya di Wilayah Tana Luwu dan Tana Toraja,” ungkap I Wayan Supatrayasa selaku Vice Presiden Kalimantan, Sulawesi dan Papua Region PT Garuda Indonesia.

I Wayan Supatrayasa menyampaikan hal ini disela-sela kegiatan peresmian penerbangan perdana maskapai Garuda Indonesia di Bandara Bua, Kabupaten Luwu, Senin (18/12/2017).

“Layanan penerbangan perdana Maskapai Garuda Indonesia ini menandai resminya beroperasi bandara Bua sebagai bandara regional,” ujar I Wayan Supatrayasa

Ia menambahkan, penerbangan ini merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia dalam mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan potensi daerah sebagai destinasi pariwisata nasional dan internasional.

Garuda Indonesia terus berupaya mengembangkan jaringan penerbangan dan meningkatkan konektivitas antar kota dan wilayah dengan potensi pariwisata dan perekonomian yang menjanjikan.

Pembukaan layanan penerbangan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas Luwu serta wilayah di sekitarnya dengan kota-kota lain di Indonesia maupun dunia internasional.

Ia juga berharap layanan penerbangan ini dapat memberikan kontribusi yang efektif dalam mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2019 mendatang. Dapat menarik wisatawan dari salah satu kota sekaligus daerah tersibuk di Indonesia.

“Kami berterima kasih pada Kementerian Pariwisata yang telah memfasilitasi dan mendukung penuh kami dalam mengembangkan jaringan penerbangan khususnya ke destinasi-destinasi wisata potensial. Juga Kementerian Perhubungan yang telah memfasilitasi industri penerbangan nasional melalui peningkatan infrastruktur bandara-bandara di Indonesia,” ujar Supatrayasa.

Wakil Bupati Luwu, Amru Saher mengapresiasi Garuda Indonesia dan menyebut aksi ini sebagai Indonesia Incorporated. Kerjasama antara Kemenhub, Kemenpar, Angkasa Pura, Garuda Indonesia dan berbagi pihak lainnya hingga masyarakat akan mewujudkan Luwu sebagai destinasi wisata nasional.

“Pintu gerbangnya akan segera terbuka. Penerbangan langsung dari Makassar-Luwu (PP) merupakan hubungan dari banyak ekspatriat dan wisatawan domestik dan dunia,” ujar Amru Saher

“Kita berharap kedepannya, pihak garuda tidak hanya tiga kali sepekan akan tetapi kalau bisa setiap hari melayani penerbangan,” harap Amru Saher.

Sementara itu, Ansar Pandaka salah seorang penumpang perdana Garuda Indonesia mengaku bersyukur Garuda melayani rute Luwu – Makassar (PP). “Kami bersyukur dan senang dengan hadirnya Garuda membuka penerbangan di daerah ini. Kita Tidak perlu lagi harus menempuh perjalanan selama 8 jam ke Makassar. Hanya 45 menit sudah tiba d makassar, “ungkapnya.

(bayu/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Resmi!!! Ongkos Haji 2018 Naik

POJOKSULSEL. com – Ongkos penyelenggaran ibadah haji di tahun 2018 atau 1439 hijriah mengalamai kenaikan ‎sebesar 2,58 persen. Hal itu …

Stadion Mattonging Ditutup

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, akan ditutup sementara. Ini dilakukan selama perbaikan lapangan, yang mengalami kerukan pasca …