PSM Makassar Pakai Apparel Umbro Musim Depan

Chief Executive Officer (CEO) Umbro Indonesia Ryan Gozali bersama CEO PSM Makassar Minafri Arifiddin

Chief Executive Officer (CEO) Umbro Indonesia Ryan Gozali bersama CEO PSM Makassar Minafri Arifiddin

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Kerjasama antara PSM Makassar dan Kelme Spain Indonesia nampaknya tidak akan berlanjut. Perusahaan penyedia apparel tim Juku Eja musim 2017 itu hingga kini belum dapat kepastian dari manajemen.

Sebaliknya, PSM Makassar memastikan akan memperkenalkan sponsor baru penyedia apparel yang akan digunakan pada kompetisi musim 2018. “Sudah ada yang sepakat dan pekan depan kita akan umumkan ke publik,” kata CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin.

Manajemen PSM Makassar belum menyebut secara terbuka mengenai brand apparel pengganti Kelme. Hanya saja, dari fakta yang dihimpun, apparel yang akan digunakan tim Juku Eja pengganti Kelme adalah apparel asal Inggris, Umbro.

Chief Executive Officer (CEO) Umbro Indonesia Ryan Gozali, dalam akun instagramnya, beberapa waktu yang lalu memposting foto bersama Bos PSM Makassar Minafri Arifiddin. “Catch with @appi_mika (Munafri Arifuddin). Ee are not done yet,” tulis akun @ryangozali.

Sementara pada akun resmi Umbro Indonesia @umbroina juga memposting logo brand yang didirikan sejak 1924 itu dan menulis jika pekan depan akan diumumkan tim yang akan disponsorinya. “Major sponsorship dari #Umbro akan diumumkan minggi depan untuk salah satu tim yang berlaga di #LigaSatu setelag @psbaritoputeraofficial,” demikian keterangan @umbroina.

Pernyataan ini senada dengan keputusan manajemen PSM Makassar yang juga akan mengumumkan apparel baru pekan depan. Sebelumnya, kapten tim PSM Makassar Hamka Hamzah juga resmi menjadi brand ambasador Umbro.

Di beberapa kesempatan, CEO PSM Makasaar Munafri Arifuddin juga lebih sering menggunakan apparel Umbro, sejak kompetisi Liga 1 berakhir.

Dilain pihak, penyedia apparel PSM Makassar musim 2017, Kelme mengaku belum ada pembicaraan mengenai evaluasi kontrak kerjasama dengan manajemen PSM Makassar, yang berakhir bulan ini.

“Setelah masa kontrak berakhir, maka kedua belah pihak dipersilakan untuk memutuskan atau menyambung kembali kerjasama ini. Kembali lagi, tim PSM maupun Kelme mempuyai hak untuk evaluasi,” kata Sony Agus Santoso, Marketing Kelme Indonesia.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds