Penjual Sepatu Keliling Ini Tipu Warga Bone Hingga Rp 1 Miliar, Ini Modusnya

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, BONE – Arif alias Arife bin Tanggi (44) diamankan petugas Polres Bone lantaran diduga menjadi pelaku penipuan dengan modus ‘memberkahi’ uang agar bisnis lancar.

Arif sehari-hari bekerja sebagai pedagang sepatu keliling yang berasal dari Desa Waempubbu Kecamatan Amali.

Modus penipuan ini berhasil dibongkar jajaran Polres Bone, tak kurang puluhan mobil, motor, surat-surat tanah dan uang tunai diamankan petugas sebagai barang bukti, sementara terduga pelaku utama penipuan tersebut kini mendekam di sel tahanan Polres Bone setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan tersebut. Pelaku diamankan petugas bersama barang buktinya Sabtu 16 Desember 2017 dinihari lalu.

Data dari pihak kepolisian menyebutkan sejauh ini ada 18 warga kelurahan Watang Palakka Kecamatan Tanete Riattang Barat telah menyetorkan uang ke pelaku tersebut, total kerugian korban baik dalam bentuk aset maupun uang tunai ditaksir tidak kurang dari Rp 1,68 miliar.

Modus penipuan yang dilakukan dengan meyakinkan korbannya dengan iming-iming bisnis korban akan lancar. pelaku lalu menjampi-jampi uang korban, ironisnya banyak yang percaya, bahkan rela mengambil kredit bank lalu menyerahkan uangnya kepada pelaku.

Hingga akhirnya uang tersebut tidak kembali, korban mulai panik karena kredit di bank mulai macet, Korban mencoba meminta uangnya, namun tak kunjung diberikan oleh pelaku, korban lalu beramai-ramai melaporkan hal tersebut ke kantor polisi.

Salah seorang korban H Rahman mengatakan yang mengatakan kalau awalnya saat dia kredit di bank Rp 100 juta dan saat itu Arif meminjam Rp 50 juta dan berjanji akan segera dikembalikan.

Tidak lama setelah itu, korban kembali mengambil kredit di bank, tapi diserahkan kepada Arif dengan harapan setelah uang tersebut dibacakan doa akan berberkah dan cepat kembali dalam usaha dengan jumlah yang lebih banyak.

“Saya berikan uangnya sama Arif karena katanya dibacakan doa dulu, itu uang bank memang untuk modal usaha barang campuran” kata Rahman.

Sementara itu, pelaku Arif alias Arife bin Tanggi (44) berdalih, hal tersebut bukanlah aksi penipuan karena uang yang terkumpul tersebut tetap berputar dikalangan warga yang telah menyetor uang, kata Arif, dia dan warga yang melaporkannya hanya saling pecaya saja untuk penggunaan uang tersebut.

“Jumlahnya saya tidak tahu yang jelas, saya percaya dia, dan dia percaya ke saya, Hal ini sudah berjalan selama dua tahun namun akhirnya macet karena salah seorang diantaranya tidak lagi menyetor karena sudah diblacklis di bank sehingga tidak bisa lagi ambil kredit,” kata Arif.

Sementara terkait dugaan menjampi-jampi uang, Arif berdalih hal tersebut untuk syukuran dan selamatan saja.

Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim menuturkan pada saat konfernsi Pers Polres Bone, mengatakan pelaku sudah ditetapkan tersangka. Modusnya menawarkan usaha lancar dari modal yang sudah dijampi. (seruya/pojoksulsel)



loading...

Feeds

lutra, luwu utara, adv pemkab lutra, adv lutra, bupati lutra, indah putri indriani, bupati cantik

Bupati Lutra: SOP Wajib Dipublikasikan

STANDAR Operasional Prosedur (SOP) adalah kumpulan peraturan yang dibuat untuk mempermudah seseorang/kelompok/organisasi dalam bekerja. Dalam instansi pemerintahan, SOP berfungsi untuk …