Deng Ical Tekankan Warga Jadi Penjaga Gawang Arus Informasi

Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal MI, akrab disapa Deng Ical, menerima plakat dari panitia usai menjadi pembicara di pelatihan Citizen Journalism yang diselenggarakan LPM BIOma HIMABIO FMIPA UNM di Gedung Sentra PKK Toddopuli, Minggu (10/12/1017).

Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal MI, akrab disapa Deng Ical, menerima plakat dari panitia usai menjadi pembicara di pelatihan Citizen Journalism yang diselenggarakan LPM BIOma HIMABIO FMIPA UNM di Gedung Sentra PKK Toddopuli, Minggu (10/12/1017).

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Perkembangan informasi saat ini begitu pesat. Dimana masyarakat begitu mudah menyerap informasi.

Disatu sisi, kurangnya kesadaran pelaku pemberi informasi untuk mengedukasi akan berdampak pada pola pikir masyarakat yang tidak baik.

Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal atau Deng Ical saat menjadi pembicara di acara pelatihan Citizen Journalism yang diselenggarakan LPM BIOma HIMABIO FMIPA UNM di Gedung Sentra PKK Toddopuli, Minggu (10/12/1017).

Menurut Deng Ical, saat ini, beberapa media mengalami pergeseran kaidah jurnalis yang telah diatur di UU Pers.

“Kaidah jurnalisme semakin hari cepat perubahannya. Kami misalnya pelaku sebagai user banyak menemui hambatan publikasi, pasokan informasi melebihi apa yang dibutuhkan, bahkan cenderung ke arah hoax,” kata Deng Ical.

Terlebih lagi, opini atau desas desus sulit lagi terverifikasi agar menjadi produk yang bermanfaat.

“Sebenarnya pemerintahan sudah membentuk TPID. Dimana SKPD buat TPID dan semuanya sudah dilatih, tapi
belum maksimal,” papar Deng Ical di hadapan peserta yang terdiri dari LPM se Kota Makassar yang hadir di acara workshop ini.

Alumni Komunikasi Unhas ini menambahkan, informasi yang tidak pas dikonsumsi masyarakat bisa berdampak negatif.

“Kalau manfaat yang disajikan pasti hasilnya baik, begitu pun sebaliknnya. Olehnya itu citizen bisa memiliki kemampuan utama dalam memfilter itu,” jelasnya.

Karena frame yang didapat masyarakat itu tergantung informasi yang diterima. Lebih lanjutnya penting berita informasi berimbang disajikan ke masyarakat. Jika media tidak mampu merudiksi, peran penerima informasi sebagai penjaga gawang akan bermanfaat.

“Jadi jajaran Pemkot Makassar berterima kasih kepada mahasiswa khususnya BIOma yang menyelenggarakan kegiatan ini. Kami yakin kita akan menjadi pemberi pemberi informasi bagi perkembangan kemajuan bangsa dan kota kita,” pesan Deng Ical.

Dalam kegiatan ini turut hadir pemateri lainnya diantaranya dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Wartawan Online (IWO), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Forum Lingkar Pena (FLP).

(rilis/chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds