2 Mahasiswi yang Tewas Kecelakaan di Palopo Hendak Hadiri Seminar di Malili

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, PALOPO – Kasus kecelakaan maut yang merenggut dua mahasiswa asal Makassar di Kota Palopo, Rabu (13/12/2017), masih ditangani oleh Satlantas Polres Palopo.

Diketahui, kasus kecelakaan ini terjadi di poros Batu (Mancani), tepatnya di depan Pemakaman Umum Batu, Kota Palopo.

Kedua korbannya, Sintya Tandiayuk, mahasiswi Universitas Fajar (Unifa) Makassar, dan Hera Haeruddin, mahasiswi Unismuh Makassar, dinyatakan tewas.

Kedua jenazah korban, Rabu (13/12/2017) telah diserahkan kepada keluarganya di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur.

Kasatlantas Polres Palopo, AKP Sri Toto mengakui, tabrakan tunggal yang menewaskan Sintya dan Hera diduga kuat karena sopir mobil yang ditumpangi kedua korban bersama 4 rekannya, mengantuk berat. Karena mengantuk, sopir tidak bisa menguasai laju mobil ketika menikung di poros Batu, sekitar Pemakaman Umum Batu. Mobil oleng dan langsung menabrak sebuah pohon depan pekuburan batu.

Sesuai hasil olah TKP petugas Satlantas Polres Palopo, menurut AKP Toto, kedua korban diduga mengalami luka berat karena benturan keras kendaraan dengan pohon. Kedua korban duduk dekat pintu.

“Kami belum memeriksa sopir mobilnya, karena sopir ikut membawa jenazah kedua korban di kampung halamannya di Towuti,” ujar Kasatlantas Polres Palopo, AKP Sri Toto.

Kedua korban bersama rekan-rekannya hendak mengikuti seminar ekonomi di Kota Malili, Luwu Timur. Dari Makassar, mereka menumpangi sebuah mobil Avanza. (seruya/pojoksulsel)



loading...

Feeds