Lihat Tampangnya… Curanmor yang Beraksi di Bontonompo dan Sombaopu Gowa

Polres Gowa mengungkap sindikat pencurian motor di Kabupaten Gowa, yang kerap beraksi di Kecamatan Bontonompo dan Kecamatan Sombaopu.

Polres Gowa mengungkap sindikat pencurian motor di Kabupaten Gowa, yang kerap beraksi di Kecamatan Bontonompo dan Kecamatan Sombaopu.

POJOKSULSEL.com, GOWA – Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di Kecamatan Bontonompo dan Kecamatan Sombaopu, Gowa, berhasil digulung oleh Satreskrim Polres Gowa.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga yang memimpin langsung ekspose kasus curanmor tersebut mengaku, pengungkapan ini berawal dengan tertangkapnya pemetik di TKP bernama Syaharuddin Dg Tutu (28), Udin (18) dan Idrus Majid Dg Nyau. Ketiga pelaku ini telah menjalani proses peradilan.

Hasil pengembangan dari para pemetik tersebut, 3 orang penadah baru berhasil dibekuk oleh Resmob Polres Gowa pada tanggal 6 hingga 7 Desember 2017.

curanmor gowa

Polres Gowa mengungkap sindikat pencurian motor di Kabupaten Gowa, yang kerap beraksi di Kecamatan Bontonompo dan Kecamatan Sombaopu.

Identitas 4 penadah masing-masing Mansyur Dg Sitaba alias Ancu, Muh Ardi Dg Mile (36), Ari Dg Tayang (42), dan Idrus Majid Dg Nyau (27).

“Salah satu di antara penadah ini mengaku sebagai wartawan,” kata Shinto Silitonga saat melakukan rilis pengungkapan di Mapolres Gowa, Jumat (8/12/2017).

curanmor gowa

Polres Gowa mengungkap sindikat pencurian motor di Kabupaten Gowa, yang kerap beraksi di Kecamatan Bontonompo dan Kecamatan Sombaopu.

Shinto Silitonga mengatakan, menurut pengakuan para pelaku bahwa sudah sekitar 6 bulan melakukan aksi pencurian motor di wilayah Gowa.

Dikatakan Shinto Silitonga, para penadah yang berhasil dibekuk tersebut merupakan warga Bontonompo, warga Takalar dan warga Jeneponto.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa 11 unit motor, dan 25 lembat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), kunci letter Y dan L, 7 lembar fotocopy BPKB, 21 buah kunci motor, dan2 pasang plat motor dan mobil.

Para pelaku dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara. Saat ino para pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Polres Gowa.(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds