Jangan Anggap Sepele Batuk Pilek Berkepanjangan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com – Batuk pilek biasanya hanya berlangsung 3 sampai 7 hari. Tetapi kadang-kadang bisa berlangsung sampai dengan dua minggu.

Flu memang mungkin sering terjadi pada manusia. Flu itu sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influenza dan menyerang sistem pernapasan manusia.

Virus flu yang menyerang bisa menyebabkan gejala gangguan pernapasan seperti hidung tersumbat, gejala batuk pilek, demam, dan juga gangguan pada paru-paru.

Mungkin sebagian besar orang mengira bahwa flu adalah penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya, sehingga jika flu menyerang, orang akan malas minum obat atau malas berkonsultasi dengan dokter.

Namun, flu yang tidak kunjung sembuh perlu diwaspadai. Karena flu bisa menyebabkan berbagai komplikasi jika terjadi terus menerus.

Menurut dr Anita Fadilah MMRS, kepala Divisi Pelayanan Medik Rumah Sakit (RS) Jember Klinik, orang yang berdaya tahan tubuh rendah ditambah memiliki riwayat asma dan alergi yang berlebihan akan menyebabkan infeksi yang lebih berat.

Karena apabila masalah batuk pilek lebih dari dua minggu tidak kunjung sembuh, kemungkinan besar bisa terjadi bakteri lain berkembang biak dan menimbulkan komplikasi di saluran pernapasan.

Salah satu komplikasi berbahaya dari batuk pilek yang berkepanjangan adalah pneumonia yang dikenal masyarakat dengan sebutan paru-paru basah.

“Orang awam sering salah menyangka bahwa pneumonia atau paru-paru basah disebabkan oleh aktivitas yang dikerjakan malam hari, entah mandi malam hari, olahraga malam, naik motor, padahal sebenarnya tidak seperti itu. Pneumonia seringkali disebabkan karena masalah batuk pilek yang tidak tuntas pengobatannya. Sehingga infeksi berlanjut baik karena bakteri atau virus,” terang dr Anita Fadilah MMRS.

Dia juga menyampaikan bahwa komplikasi akibat masalah batuk pilek yang berkepanjangan tidak hanya pneumonia saja. Ada komplikasi lain mulai dari yang ringan sampai berat, seperti bronkhitis, amandel bengkak, sinusitis, infeksi telinga, bahkan bisa terjadi infeksi selaput otak (meningitis). Apabila sampai terjadi komplikasi untuk pengobatan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, dan aktivitas terganggu karena untuk pemulihan membutuhkan waktu lebih lama.

Batuk pilek berkepanjangan juga merupakan gejala awal infeksi tuberkulosis. Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman tuberkulosis. Seseorang yang kekebalan tubuhnya lemah lebih berisiko terkena tuberkulosis. Gejala tuberkulosis antara lain batuk-batuk yang tak kunjung sembuh, nyeri dada, kelelahan, penurunan berat badan, demam, berkeringat di malam hari, bahkan terkadang sampai batuk darah.

Tuberkulosis bisa berakibat fatal jika tidak diobati sampai tuntas. “Kuman tuberkulosis bisa menyebar ke tulang belakang, persendian, otak, bahkan jantung,” imbuhnya. Oleh karena itu apabila mengalami batuk pilek lebih dua minggu tidak kunjung sembuh meski telah minum obat, jangan ditunda lagi untuk segera periksa ke dokter. (JPR/pojoksulsel)



loading...

Feeds