Bupati dan Wakil Bupati Maros Dukung Pencegahan Aids

Angkatan Pemuda Muhammadiyah menyerahkan secara simbolis spanduk yang telah dibubuhi tanda tangan pernyataan komitmen Pencegahan penularan HIV-Aids ke Bupati Maros HM Hatta Rahman serta Wakil Bupati Maros HA Harmil Mattotorang, di Kantor Bupati Maros, Rabu (6/12/2017). | POJOKSULSEL - ADNAN MUTHALIB

Angkatan Pemuda Muhammadiyah menyerahkan secara simbolis spanduk yang telah dibubuhi tanda tangan pernyataan komitmen Pencegahan penularan HIV-Aids ke Bupati Maros HM Hatta Rahman serta Wakil Bupati Maros HA Harmil Mattotorang, di Kantor Bupati Maros, Rabu (6/12/2017). | POJOKSULSEL - ADNAN MUTHALIB

POJOKSULSEL.com MAROS – Angkatan Pemuda Muhammadiyah menyerahkan secara simbolis spanduk yang telah dibubuhi tanda tangan pernyataan komitmen Pencegahan penularan HIV-Aids ke Bupati Maros HM Hatta Rahman serta Wakil Bupati Maros HA Harmil Mattotorang, di Kantor Bupati Maros, Rabu (6/12/2017).

Spanduk yang telah ditandatangani berbagai pihak dalam peringatan Hari Aids Sedunia beberapa waktu lalu di Kabupaten Maros, di antaranya Asisten 3 Pemkab Maros dr Firman Jaya, Ketua DPRD Maros HAS Chaidir Syam, Ketua BKKI, Ketua KNPI, Ketua IGI, pihak kepolisian, RSUD Salewangang dan Dinkes Maros.

Dalam penyerahan ini, Bupati bersama Wabup Maros juga sekaligus ikut menandatangani spanduk tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah ikut mencegah penularan HIV serta bentuk kampanye Stop stigma negatif bagi pengidap HIV.

H.A Harmil Mattotorang yang juga Ketua Pelaksana KPAD Maros, mengaku ikut mengapresiasi kegiatan AMM Maros yang ikut mensosialisasikan langkah pencegahan penularan virus HIV ini.

Menurutnya, sosialisasi ini perlu digelar secara masif karena Kabupaten Maros merupakan daerah yang rawan penyebaran mengingat Maros menjadi penyangga kota Makassar.

Hal itu terlihat dari data yang ada yakni di Maros terdapat 81 kasus sejak tahun 2014 sampai sekarang. Dan pengidap yang ditangani RSUD Salewangang terdapat 7 orang yang sementara menjalani pengobatan.

Sementara Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam yang dikonfirmasi menjelaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros bersama legislatif membuat Peraturan Daerah (Perda) HIV Aids sebagai bentuk kepedulian terhadap kasus ini.

Menurutnya, Perda ini, merupakan salah satu langkah antisipasi yang dilakukan Eksekutif, agar masyarakat bisa menjauhi hal-hal yang bisa menimbulkan penyebaran virus yang menyerang sistem kekebalam tubuh ini.

Chaidir yang juga Ketua PMI Maros ini menegaskan dalam perda ini juga diatur kampanye Stop Diskriminasi Pengidap HIV dan Aids dan bagaimana menjauhi penyakit tersebut tanpa menjauhi pengidapnya dengan memberikan mereka ruang yang sama dalam lingkungan sosial kita.

(adnan muthalib/pojoksulsel)



loading...

Feeds