Wah… Ada 25 Juta Akun Bisnis di Instagram

Illustrasi. IST

Illustrasi. IST

POJOKSULSEL.com – Perkembangan era ekonomi digital dengan memanfaatkan media sosial terus berkembang cepat. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial Instagram. Komunitas bisnis Instagram telah tumbuh menjadi 25 juta akun yang didominasi oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Jumlah ini meningkat dari total 15 juta akun pada Juli 2017.

Dalam keterangan tertulis Instagram, Senin (4/12/2017), faktanya, lebih dari 80 persen akun Instagram telah mengikuti satu akun bisnis di mana 200 juta pengguna di antaranya telah mengunjungi profil bisnis secara aktif setiap harinya. Hasilnya, komunitas Instagram berkontribusi besar dalam mendukung pertumbuhan bisnis-bisnis ini.

Melalui konten visual yang mereka bagikan, akun-akun bisnis kini terus membangun koneksi berharga dan mendorong percakapan lebih jauh. Instagram telah menjadi platform utama untuk menunjukkan eksistensi digital, contohnya perusahaan sepatu AMAZARA(@amazara.id).

Berbasis di Indonesia, AMAZARA menggunakan Instagram sebagai platform utama untuk berinteraksi dengan para pelanggan. Melalui kombinasi post yang menarik, Instagram Stories dan Direct, brand ini berhasil mengembangkan bisnisnya dan merekrut sebanyak 70 pegawai dalam kurun waktu dua tahun. Instagram tidak hanya menjadi tempat menemukan informasi mengenai bisnis melainkan tempat melakukan kegiatan bisnis.

Dengan berkembangnya aktivitas berbelanja dalam Instagram di Amerika Serikat, beberapa brand seperti Man Outfitters (@manoutfitters), WYLDER(@wyldergoods) dan Letterfolk (@letterfolk) menggunakan tag belanja untuk membantu orang menemukan produk baru yang mereka sukai.

Pelanggan yang mengikuti akun bisnis untuk mencari konten yang berkualitas kini dapat dengan mudah diarahkan kepada produk-produk tertentu tanpa mengacaukan kebiasaan browsing mereka, bahkan mereka yang tidak terlalu tertarik pada konten promosi juga akan memperhatikannya.

“Kami tidak lagi harus menjawab pertanyaan ‘Di mana saya dapat membeli baju ini?’ dalam konten promosi, karena apapun yang mereka butuhkan untuk menemukan produk tersebut telah tercantum dalam tag shopping di Instagram,” kata VP of Branding & Marketing, Man Outfitters Joe Nullet.

Musim liburan akhir tahun menjadi waktu tersibuk dan terpenting bagi usaha kecil dan menengah di mana pun. Bisnis dari seluruh dunia kini melirik Instagram sebagai sebuah toko visual terintegrasi, karena karakternya yang mengutamakan visual dan penampilan.

(ika/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds