Penghina Suku Bugis Kembali Jadi Kandidat Perdana Menteri Malaysia

Mahatir Muhammad. Foto: WSJ

Mahatir Muhammad. Foto: WSJ

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Masih ingat Mahathir Muhammad? mantan Perdana Menteri Malaysia yang sempat heboh dengan pidatonya yang menghina suku bugis kini berpeluang menjadi salah satu kepala pemerintahan tertua di dunia. Itu terjadi jika koalisi Pakatan Harapan bisa memenangkan pemilu Malaysia tahun depan.

Kubu oposisi tersebut sepakat untuk mengajukan nama Mahathir sebagai kandidat PM Malaysia jika mereka menang pemilu tahun depan.

Mantan perdana menteri yang kini sudah berusia 92 tahun itu akan digandengkan dengan istri Anwar Ibrahim sekaligus pemimpin Parti Keadilan Rakyat (PKR) Wan Azizah Wan Ismail.

Legislator PKR Johari Abdul membenarkan hasil rapat yang berlangsung selama dua hari sejak Jumat (1/12) tersebut. Namun, dia juga menegaskan bahwa keputusan itu belum final dan masih menunggu persetujuan dari pemimpin Pakatan Harapan Anwar Ibrahim.

Selain tentang calon PM dan wakilnya, koalisi yang beranggota Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM), Parti Amanah Negara, Democratic Action Party (DAP), dan PKR itu sepakat menyelesaikan pembagian kursi untuk setiap partai pada akhir Desember mendatang.

Pakatan Harapan memang memiliki pilihan terbatas untuk mengusung kandidat PM. Pemimpin mereka, Anwar Ibrahim, masih mendekam di penjara karena kasus sodomi yang membelitnya. Dia baru keluar pada pertengahan 2018. Padahal, pemilu diperkirakan berlangsung pada Agustus.

Pakatan Harapan harus mencari sosok lain yang memiliki pengaruh kuat untuk melawan dominasi Najib Razak dan koalisi Barisan Nasional (BN). Mahathir menjadi harapan untuk mendongkrak suara.

PM terlama Malaysia yang menjabat selama 22 tahun tersebut masih memiliki banyak pendukung. Politikus gaek itu juga merupakan sosok yang sangat dihormati di Malaysia.

Sebelumnya, Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahatir Muhammad, membuat sebuah pernyataan kontroversi yang menjadi viral di media sosial. Dalam pernyataannya itu, Mahatir Muhammad menghina suku Bugis.

Ia menyebutkan suku Bugis sebagai pencuri, penyamun alias perampok. Pernyataan itu Ia lontarkan di hadapan simpatisannya di sebuah lapangan terbuka di Kuala Lumpur Malaysia. Mahatir menyebutkan, Negara Malaysia dipimpin oleh Najib yang merupakan perdana menteri pencuri, karena Najib berasal dari suku Bugis.

(jpnn/pojoksulsel)



loading...

Feeds