MUI: Jangan Paksa Karyawan Pakai Atribut Natal

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com – Menjelang Hari Raya Natal, Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas mengimbau para pengusaha Kristiani untuk tidak mewajibkan atau memerintahkan umat Islam yang menjadi karyawan, untuk memakai simbol ataupun atribut natal.

“Karena itu tidak sesuai dengan keimanan dan keyakinannya umat Islam,” ujar Anwar kepada JawaPos.com, Selasa (5/12).

Anwar khawatir ketika itu dipaksakan, maka akan terjadi dampak yang buruk.”Pastinya menyakiti hati karyawannya, karena tidak sesuai dengan keyakinan yang mereka imani. Mereka belum tentu ikhlas,” tegas dia.

Untuk itu Anwar mengingatkan untuk selalu menjaga hubungan baik antar umat beragama yang sudah terbangun selama ini. Dia meminta para pengusaha tidak menciptakan segala sesuatu yang menimbulkan keresehan.

“Sebab ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat yang memang sudah menjadi dambaan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kepada pemerintah dan aparat keamanan, MUI juga mengimbau agar dapat mengawasi dan memberikan perlindungan kepada umat Islam. Hal itu dilakukan supaya umat Islam bisa menjalankan syariat agamanya dengan lancar.

“Kemudian berikan penindakan kepada pihak-pihak yang melakukan pemaksaan dan tekanan kepada para karyawannya,” pungkasnya. (jpg/pojoksulsel)



loading...

Feeds