Marsekal Hadi Tjahjanto Jadi Calon Tunggal Panglima TNI Pengganti Gatot Nurmantyo

POJOKSULSEL.com – Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjadi calon tunggal Panglima TNI.

Sejumlah politisi di Senayan menilai sosok Hadi Tjahjanto memiliki kapasitas.

Kepastian pencalonan KASAU sebagai calon Panglima TNI disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Fadli mendapat surat yang dikirimkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Isi surat yang disampaikan ke Plt Sekretaris Jenderal DPR Damayanti itu terkait usulan calon Panglima TNI pengganti Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. ”Calon tunggal yakni KASAU Hadi Tjahjanto,” kata Fadli di gedung parlemen, kemarin (4/12/2917).

Menurut Fadli, surat usulan calon Panglima TNI ini akan segera diproses. Setelah dibahas dalam Badan Musyawarah DPR, surat itu akan dibacakan dalam sidang paripurna DPR.

Biasanya, surat itu kemudian akan dilimpahkan ke Komisi I DPR sebagai mitra dari TNI, untuk diproses dalam fit and proper test.

”Kami harapkan sebelum reses pada masa sidang ini, tapi nanti kami koordinasikan dengan Pimpinan Komisi I DPR dan fraksi-fraksi untuk diagendakan uji kelayakan dan kepatutan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almsyhari menyebut telah mendengar informasi itu. Secara pribadi, Kharis menyampaikan apresiasi kepada Gatot selaku Panglima TNI saat ini, yang akan masuk pensiun pada bulan Maret 2018 nanti.

Menurut Kharis, Gatot telah menunjukkan dedikasi, profesionalisme dan kecakapan sejak memimpin sejak 2015 lalu.

”Semoga dilanjutkan dan dikembangkan oleh penerus estafet kepemimpinan yang baru kelak,” kata legislator Partai Keadilan Sejahtera itu.

Menurut Kharis, pemilihan sosok Hadi juga menjawab pertanyaan atas sosok calon Panglima TNI yang diusulkan Presiden.

Dari sisi masa jabatan, Hadi yang memulai dinas pada 1986 masih memiliki masa kerja relatif lama, dibandingkan Kepala Staf Angkatan Darat maupun Kepala Staf Angkatan Laut saat ini.

Selain itu, mantan Komandan Lanud Abdulrachman Saleh itu itu juga dinilai sukses selama menjadi KASAU.

”Rekam jejak beliau sebagai KSAU juga bagus seperti keberhasilannya merevitalisasi alutsista TNI AU lebih modern dan tangguh sesuai jamannya,” ujar Kharis.

Kharis menyatakan, tugas Komisi I saat ini adalah segera memproses dan menindaklanjuti surat presiden.

Begitu surat itu dilimpahkan ke Komisi I oleh pimpinan DPR, pihaknya akan segera melakukan rapat internal menjadwalkan proses fit and proper test kepada Hadi. 

(bay/byu/jpnn/pojoksulsel)



loading...

Feeds