Organ Intim Berbulu Lebat, Ini 3 Bahayanya

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com – Bagi sebagian orang mencukur bulu di organ intim merupakan hal yang biasa dilakukan. Mereka melakukannya dengan berbagai alasan. Mulai dari merasa tak nyaman hingga kecantikan. Kebiasaan ini hampir dilakukan oleh kalangan pria maupun perempuan.

Kondisi bulu di bagian vital ini perlu diperhatikan. Bisa jadi kondisi yang lebat itu dipicu oleh penyakit tertentu. Berikut beberapa penyakit berbahaya di organ intim.

1. Pheocromocytoma
Menurut dr Tania Savitri, Pheocromocytoma disebut dengan tumor langka pada kelenjar adrenal yang dapat membuat hormon testoteron menjadi terlalu aktif.

Bagi pria, jika bulu di organ tersebut terlalu lebat bisa jadi itu berhubungan dengan penyakit tersebut. Bagi perempuan, terlalu lebatnya bulu kemaluan bisa jadi disebabkan oleh sindrom ovarium polikistik (POCS)

2. Tipisnya Bulu Kemaluan
Pakar Kesehatan Raquel Dardik dari NYU Langone Medical Center menyatakan, perempuan yang sudah menopause akan mengalami penurunan pertumbuhan rambut, termasuk pada kemaluannya. Namun, jika terjadi sebelumnya, hal itu disebabkan oleh kacaunya hormon atau sedang dalam kondisi stres berlebih.

3. Vitiligo
Penyakit ini membuat warna bulu kemaluan memutih. Merupakan penyakit autoimun yang membuat kulit kehilangan pigmennya, white piedria, semacam infeksi jamur yang mengubah warna rambut atau bulu. Jika bulu kemaluanmu memutih di usia 20-an, hal ini merupakan faktor genetik. Namun, selain daripada itu, lebih baik diperiksakan ke dokter.

(yln/JPC/jpnn/pojoksulsel)



loading...

Feeds