Hercules Angkut Vodka, Oknum TNI AU Terancam Dipecat

Ilustrasi pesawat Hercules milik TNI AU. Dok JPNN

Ilustrasi pesawat Hercules milik TNI AU. Dok JPNN

POJOKSULSEL.com – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyayangkan kasus pesawat Hercules C-130 diduga membawa minuman keras merek Vodka sebanyak 797 botol, di Bandar Udara Wamena, Papua.

Pesawat tersebut digunakan untuk misi kemanusiaan. Mengangkut bantuan logistik Pemda Papua dan masyarakat pedalaman di sana.

Dalam pengungkapannya pihak kepolisian setempat, berhasil mengidentifikasi pemilik ratusan botol minuman keras itu berinisial AS, 38. Barang bukti beserta AS saat ini juga telah diamankan di Mapolres Jayawijaya di Wamena.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pun memberi waktu selama seminggu untuk laporan penyelidikan mengenai dugaan penyelundupan minuman keras merek Vodka itu. Jika terbukti melanggar, maka oknum yang bersangkutan langsung diberhentikan.

“Sedang kita proses, sebentar lagi tim akan melaporkan ke saya. Hanya dua pilihan kalau memang tidak terbukti bebas, kalau terbukti langsung saya ganti. Target seminggu kedepan harus ada laporan lengkap,” katanya, saat di Museum Dirgantara Mandala, Kompleks Landasan Udara (Lanud) Adisutjipto Yogyakarta, Minggu (3/12).

Dikatakannya, tugas TNI AU di wilayah itu untuk membantu masyarakat Papua. Dalam hal transportasi maupun distribusi logistik atau makanan. Namun kalau memang ada temuan pelanggaran maka tidak akan ada ampun bagi yang bersangkutan.

“Yang macam-macam ingin melanggar hukum maka tidak ada ruang baginya. Kalau ada yang main-main langsung kami berhentikan. Tugas utama di sana adalah membantu masyarakat Papua,” tegasnya, seusai peresmian koleksi tambahan baru di museum.(dho/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds