Mahasiswa Maju Pilkades di Enrekang, Petahana Tumbang

POJOKSULSEL.com, ENREKANG – Inilah demokrasi dengan sistem pemilihan langsung. Siapa saja bisa terpilih jadi pemimpin, tergantung pilihan rakyat. Seperti yang terjadi di saat pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ada hal unik dari perebutan kursi kepala desa yang digelar serentak di 55 desa se-Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Kamis (30/11/2017).

Selain Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut bersaing, mahasiswa juga tak mau ketinggalan.

Fajar Online (Jawa Pos Group) melaporkan, ada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) berhasil merengkuh jabatan sebagai kades yang baru, yakni di Desa Mampu (Kecamatan Anggeraja) dan Desa Baringin (Kecamatan Maiwa).

Sebelumnya, tercatat lima ASN yang bersaing di desanya masing-masing. Namun hanya dua kandidat itu yang sukses menduduki jabatan barunya.

Hal yang berbeda terjadi di Desa Tokkonan, Kecamatan Enrekang. Warga desa Tokonan bakal melantik kades yang lebih muda dan masih berstatus mahasiswa, yakni Syamsuddin. Ia sukses
menumbangkan petahana.

Jumlah suaranya bahkan cukup tinggi, yakni 151. Berbeda setengahnya dari incumbent. Sementara perebutan kursi kades itu diikuti oleh empat kandidat.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Enrekang, Nana Muliana menganggap persaingan para kandidat dalam Pilkades kali ini berjalan cukup lancar. Meski banyak kejutan, namun mereka tetap berlaku sportif. Tak ada riak-riak keributan.

“Rencananya kita akan lantik Desember nanti. Untuk jadwalnya, kami belum pastikan karena menunggu semua laporannya selesai dulu dan menyesuaikan waktu dengan Pak Bupati, ” ujar Nana, yang ditemui di kantornya, Kamis (30/11/2017).

(mam/fajaronline/jpnn/pojoksulsel)



loading...

Feeds

unhas, bentrok unhas, bentrok di unhas, mahasiswa unhas bentrok

Bentrok di Unhas, Liat Foto-fotonya

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Bentrok terjadi di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas), Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (15/12/2017). Belum diketahui …