DAHSYAT! dari 200 Penelitian, Kopi Bisa Turunkan Risiko Kematian

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com – Ada banyak mitos yang salah soal kopi. Salah satunya, banyak orang bilang minum kopi tak baik bagi kesehatan. Namun di sisi lain, banyak juga yang mengungkapkan kopi baik untuk kesehatan. Pendapat publik seperti itu tentu membuat bingung.

Sebetulnya, minum kopi jika dilakukan sesuai takaran secukupnya, justru baik bagi kesehatan. Sebuah penelitian baru-baru ini, seperti dilansir dari Boldsky, Minggu (26/11) menemukan bahwa minum tiga cangkir kopi sehari dapat menurunkan risiko kematian dan menekan penyakit jantung dibandingkan dengan yang tidak minum kopi.

Untuk penelitian tersebut, peneliti telah melakukan 200 penelitian. Menurut para peneliti, minum kopi juga dikaitkan dengan beberapa jenis kanker, diabetes, penyakit hati dan demensia. Kajian tersebut baru-baru ini dipublikasikan di British Medical Journal (BMJ).

“Minum maksimal tiga cangkir kopi sehari dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah dan penyakit jantung dibandingkan dengan yang tidak minum kopi,” kata periset.

Namun, peneliti tak menyarankan ibu hamil tetap minum kopi karena bisa berbahaya. “Minum kopi masih aman jika dalam pola konsumsi yang biasa,” ujarnya.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Robin Poole, dari University of Southampton di Inggris mengumpulkan data dari uji klinis di semua negara. Minum kopi secara konsisten dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah.

Tak hanya itu, konsumsi yang berlebihan di atas tiga cangkir sehari tidak berbahaya, tetapi efeknya tak menguntungkan. Paling berbahaya sebetulnya bukan kopinya, akan tetapi gula yang digunakan dalam secangkir kopi.

Gula yang dituangkan sebaiknya tidak berlebihan atau tak lebih dari satu sendok teh. Hal itu untuk mengurangi risiko penyakit lainnya dan obesitas.

Kopi juga dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah, termasuk kanker prostat, endometrium, kulit dan hati, serta diabetes tipe 2, batu empedu dan asam urat. Kopi juga mengurangi risiko penyakit parkinson, depresi dan penyakit Alzheimer.

(ika/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds