ACC Desak KPK Usut Motif Penganiayaan Jaksa di Makassar

Direktur ACC Sulawesi Abdul Muthalib

Direktur ACC Sulawesi Abdul Muthalib

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Anti Corruption Committe (ACC) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki motif dibalik penganiayaan jaksa oleh kerabat mantan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin di Makassar.

Diketahui menantu Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin yang bernama Andi Armal dilaporkan ke polisi oleh oknum jaksa bernama Thaswin Imransyah dengan tuduhan penganiyaaan. Kasus ini sementara bergulir di Polrestabes Makassar.

Direktur ACC Sulawesi Abdul Muthalib mengatakan, laporan dugaan pemukulan jaksa harus tetap ditindaklanjuti aparat kepolisian. Termasuk diantaranya memeriksa pelaku dam korban pelapor penganiayaan. “Harus diungkap motivasi pelaku melakukan penganiayaan,” tegasnya.

Selain itu, Thalib juga berharap agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa mendalami motif dibalik kasus dugaan pemukulan dan penganiayaan jaksa tersebut. Apalagi pelaku Andi Armal diketahui merupakan menantu mantan Bupati Takalat Burhanuddin Baharuddin yang kini terseret kasus dugaan korupsi dan menjalani masa tahanan di Lapas Klas 1 Makassar.

Sebelumnya, kasus penganiayaan oknum jaksa ini penanganannya dilimpahkan ke Polrestabes Makassar dari Polsek Panakkukang.

Seperti yang diungkapkan Kapolsek Panakukang Kompol Ananda F Harahap, yang mengaku bila pihaknya mengalami kesulitan untuk meminta keterangan dari korban Taswin Imransyah selaku pelapor.

“Kalau sampai penanganan saya, masih kendala di BAP pelapor,” tukas Kompol Ananda F Harahap saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (26/11/2017).

Sehingga penanganan kasus tersebut menurut dia, sangat sulit untuk ditindaklanjuti penanganannya. Dia mengaku pihaknya sejauh ini masih sebatas hanya menerima laporan resmi dari korban saja.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds