Survei Poltracking: PDIP 23,4 Persen, Gerindra Kedua, Golkar Anjlok

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. (FOTO : net)

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. (FOTO : net)

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Hasil survei Poltracking menempatkan PDIP sebagai partai terpopuler dengan elektabilitas yang tak mampu didekati oleh pesaing terdekat sekalipun.

Hasil itu didapat dalam hasil survei Poltracking yang melakukan penlitian terhadap 2.400 koresponden di 34 provinsi pada 8-15 November 2017.

Dalam hasil survei tersebut, PDIP ditempatkan sebagai pemuncak tangga dengan elektabilitas yang mencapai 23,4 persen.

Membuntuti di posisi kedua ada Partai Gerindra dengan 13,6 persen menggeser Partai Golkar yang anjlok di angka 10,9 persen saja.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, pihaknya tak terlalu terlena dengan hasil survei itu.

“Kami tidak memusingkan hasil survei karena ini kan hanya instrumen, indikasi,” kata dia di acara bedah survei di Hotel Sari Pan Pacific, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (26/11).

Kendati menjadi parpol terpopuler, lanjut Hasto, hasil itu malah membuat pihaknya waspada dan berhati-hati

Survei Poltracking Indonesia: Jokowi Melejit, Prabowo Makin Melempem

“Justru range survei elektabilitas yang berkisar antara 23-32 persen kami jadi hati-hati,” tegasnya.

Akan tetapi, Hasto menekankan bahwa yang paling penting adalah PDIP bisa hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Bagaimana partai memimpin pergerakan rakyat dan bagaimana partai juga menampilkan wajah idealnya untuk antikorupsi melalui mekanisme kelembagaan di tubuh partai,” tutur Hasto.

Diam-diam, Airlangga Hartarto Dapat Restu Presiden Lengserkan Setya Novanto

Hasto kembali menekankan, PDIP justru berada dalam posisi bahaya jika lantas merasa aman dengan hasil survei tersebut.

“Merasa aman, kemudian tidak kerja keras. Justru survei yang tinggi akan semakin mendorong kader partai untuk bekerja lebih baik di tengah rakyat,” tegas Hasto.

Untuk diketahui, setelah tiga besar itu, di posisi keempat diduduki Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 5,1 persen.



loading...

Feeds