Civitas Akademika Unhas Gelar Pengabdian di Sidrap, Ini Kegiatannya

Foto bersama saat digelarnya pengabdian oleh civitas akademika Unhas di Kabupaten Sidrap, beberapa waktu lalu.

Foto bersama saat digelarnya pengabdian oleh civitas akademika Unhas di Kabupaten Sidrap, beberapa waktu lalu.

DOSEN Universitas Hasanuddin (Unhas) yang dipimpin Dr Muhammad Akbar,M.Si. beserta tim anggota pelaksana yang terdiri dari Prof Dr Hj Dwia Aries Tina Pulubuhu,M.A., Prof.Dr.Hj.Rahmatiah Yunus,SE,MA, Munawwarah Mubarak,SE,ME, dan Seniwati,Ph.D. melakukan pengabdian di Kelurahan Panreng Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel), 25-28 Agustus 2017.

Kegiatan pengabdian di Sidrap kali ini mengusung tema “Peran Organisasi Keagamaan dalam Menangani Konflik Komunal.” Kegiatan pengabdian ini didukung oleh LP2M Unhas.

Kegiatan pengabdian ini diawali observasi yang dilanjutkan dengan sosialisasi. Di Kabupaten Sidrap terdapat dua organisasi keagamaan yang besar, yaitu Muhammadiya dan Nahdlatul Ulama.

Pada kesempatan itu, obserbasi lebih banyak dilakukan pada organisasi Muhammadiyah.
Berdasarkan hasil observasi, tim pelaksana mendapatkan bahwa begitu banyak kegiatan yang telah dilakukan oleh organiasi tersebut yang tidak hanya melibatkan anggota organisasi tetapi juga masyarakat lokal.

Diantara kegiatan tersebut adalah kegiatan perlombaan menghafal ayat suci Alquran selam Bulan Ramadhan dan Shawal.

Pada acara kegiatan sosialisasi, ketua dan anggota tim memberikan uraian mengenai pentingnya peran organisasi keagamaan dalam menjaga lingkungannya tetap kondusif.

Organisasi keagamaan memiliki peran yang tidak hanya dapat menyelesaikan konflik di daerah tetapi juga dapat menyelesaikan konflik di tingkat internasional. Organisasi keagamaan dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai bahaya dari kegiatan terorisme.

Ini tentu saja menjadi salah satu cara dari soft strategy in combating terrorism in Indonesia. Telah banyak strategi yang disusun oleh pemerintah.

Untuk mendukung strategi ini, perlu kerjasama berbagai pihak termasuk organisasi keagamaan. Kabupaten Sidrap adalah salah satu kabupaten di Propinsi Sulawesi Selatan yang dikenal dengan kondisinya yang selalu kondusif. Jarang kita mendengar terjadinya konflik komunal di daerah tersebut.

Kondisi yang aman tersebut tentu tidak lepas dari kerjasama berbagai pihak mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan aparat keamanan. Meskipun demikian, sikap hati-hati tetap perlu dijaga.

Organisasi keagamaan perlu terus mendampingi masyarakat dalam memberikan pengertian mengenai bahaya dari terorisme dan juga memberikan solusi dari konflik-konflik kecil yang terjadi.

(rls/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Resmi!!! Ongkos Haji 2018 Naik

POJOKSULSEL. com – Ongkos penyelenggaran ibadah haji di tahun 2018 atau 1439 hijriah mengalamai kenaikan ‎sebesar 2,58 persen. Hal itu …

Stadion Mattonging Ditutup

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, akan ditutup sementara. Ini dilakukan selama perbaikan lapangan, yang mengalami kerukan pasca …