Soal Penanganan Kasus Hate Speech Legislator NasDem Viktor Laiskodat, Ini Kata Polisi

Ketua Fraksi Nasdem Victor Laiskodat. Foto ist

Ketua Fraksi Nasdem Victor Laiskodat. Foto ist

POJOKSULSEL.com – Mabes Polri masih menunggu keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), terkait kelanjutan kasus dugaan ujaran kebencian yang menjerat Ketua Fraksi Partai Nasdem, Viktor Laiskodat. Yakni mengenai hak imunitasnya sebagai anggota parlemen.

“Kita mintakan selanjutnya ada sidang di MKD, itu untuk menyatakan ucapan Viktor terkait pribadi atau sedang bertugas sebagai anggota dewan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017).

Rikwanto mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan MKD untuk menunggu hasil keputusan tersebut. Namun, proses penyelidikan di tingkat penyidik hingga saat ini masih tetap berjalan.

“Semua berjalan beriringan dan bersamaan. Kemudian itu kita lakukan dan kita tunggu (hasil MKD), karena memang ada hal yang dalam proses penyelidikan dan penyidikan itu harus dilakukan,” ungkap Rikwanto.

Menurut Rikwanto, dalam kasus ini penyidik telah memeriksa 20 orang saksi dan di antaranya terdapat ahli bahasa untuk menentukan hasil pernyataan Viktor, yang menggunakan bahasa daerah tersebut.

“Bahasa yang digunakan pada waktu itu apakah cukup mengandung unsur-unsur sesuai yang dilaporkan,” jelas Rikwanto.

Sebelumnya, Viktor dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian dan permusuhan terkait pidatonya di Nusa Tenggara Timur pada 1 Agustus lalu.

Pidato Viktor di NTT tersebut pun viral di dunia maya. Dalam video tersebut, Viktor diduga menuduh empat partai yaitu Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN mendukung adanya khilafah karena menolak Perppu Ormas.

(cr5/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds