Belum Rekam KTPel, 30.887 Orang di Maros Terancam Tak Bisa Salurkan Hak Pilih di Pilgub Sulsel 2018

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com  MAROS – Sebanyak 30.887 warga Maros belum melakukan perekaman KTP Elektronik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).Data tersebut sesuai laporan pertanggal 17 November 2017.

Kadisdukcapil Maros Nasiruddin Rasyid meminta agar warga yang belum melakukan perekaman tersebut agar segera mendatangi Kantor Disdukcapil di Kompleks Kantor Bupati Maros, Selasa (21/11)

Terkait masalah blangko yang dulunya kurang, Nasiruddin, menjelaskan saat ini hal tersebut tidak menjadi masalah lagi karena stok blangko di Disdukcapil Maros sudah terpenuhi dan cukup untuk warga Maros.

Nasiruddin Rasyid mengakui pihaknya selama ini menjadwalkan 4 kali setiap minggu melakukan upaya khusus “menjemput bola” dengan mendatangi berbagai Kecamatan dan Sekolah dalam melakukan perekaman E-KTP namun masih terkendala kendaraan operasional yang terbatas.

Terkait jumlah penduduk di Kabupaten Maros yang sudah tercatat di KPUD Maros, Nasiruddin menjelaskan hingga kini mencapai 397ribu wajib pilih namun diprediksi hingga semester 2 di bulan desember mendatang akan mencapai hingga 400 ribu lebih.

Untuk itu, warga yang tidak melakukan perekaman KTP Elektronik hingga batas 31 Desember 2017, diimbau segera melakukan perekaman karena bisa terancam tidak bisa menyalurkan hak suaranya dalam Pilgub 2018. 

(adnan muthalib/pojoksulsel)



loading...

Feeds