RSUD Andi Makkasau Parepare Akui Masih Kekurangan, tapi..

Plt Dirut RSUD Andi Makkasau Parepare, dr Renny Anggreani

Plt Dirut RSUD Andi Makkasau Parepare, dr Renny Anggreani

MANAJEMEN Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengakui persoalan kebutuhan obat masih terjadi. Kondisi itu terjadi sejak tahun 2016 lalu dan berdampak pada keluhan oleh sejumlah pihak.

Plt. Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare Renny Aggreany Sari, mengemukakan, persoalan tersebut bukan tanpa solusi.

“Ya, kita masih kekurangan obat di rumah sakit,” katanya.

Dia menjelaskan, kondisi minimnya obat ‎sejauh ini masih terjadi akibat imbas dari tahun sebelumnya, pada saat itu ia belum menjabat sebagai Plt. Direktur.

Namun, kata dia, untuk mengatasi hal itu manajemen rumah sakit telah menganggarkan dana sebesar Rp 27,5 miliar.

“Dana itu untuk pengadaan obat, namun masih sebatas asumsi kami, anggarannya bisa lebih dan bisa saja dibawah nilai itu. Mudah-mudahan kondisi itu tak lagi terjadi di thun-tahun berikutnya,” jelas dia.

Manajemen RSUD Parepare, tambah dia, terus berupaya meminimalisir keluhan yang terjadi.

“Sistem pelayanan ‎rumah sakit tentu terus kami tingkatkan. Obat merupakan kebutuhan dan termasuk bahagian dari sistem pelayanan,” ungkap Renny.

(sps/pemkotpare/pojoksulsel)



loading...

Feeds