Lagi, 2 Kg Sabu dalam Boks Masuk Parepare. Siapa Pemiliknya?

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Kota Parepare sebagai pintu utama jalur laut memang harus terus dijaga ketat dari masuknya narkoba. Kali ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan masuknya barang haram jenis sabu-sabu, Senin (20/11/2017) dini hari tadi.

Serbuk kristal seberat 2 kilogram (kg) diduga berasal dari Nunukan, dibawa melalui KM. Lambelu yang berlabuh di terminal penumpang Ajatappareng, Parepare.

“Tadi subuh dari kapal Lambelu,” ucap salah seorang buruh pelabuhan.

Salah seorang saksi, Ali, membenarkan penangkapan barang haram tersebut oleh BNN.

“Benar ada BNN mengamankan sabu-sabu 2 kilogram, polisi dapat dari dalam gabus ikan (boks) berwarna putih,” akunya.

Salah seorang warga, Odan, juga menyaksikan langsung penangkapan, mengaku, pelaku ditangkap saat sedang transaksi.

“Barangnya sudah turun dari kapal kemudian dibawah ke daerah Kecamatan Soreang, di sana diamankan,” katanya.

Kasat Narkoba Polres Parepare, AKP Zaky Sungkar, yang dihubungi melalui akun WhatsApp-nya mengaku, jika penangkapan itu dilakukan langsung BNN.

“BNN yang ambil Pak,” tulisnya singkat.

Ditanya keterlibatan polisi dalam kasus ini, Zaky mengaku jika pihaknya tidak dilibatkan. Menurutnya, BNN masih melakukan pengembangan.

“Kita tidak dilibatkan. Masih pengembangan anggotanya,” tambah Zaky.

Masuknya narkoba dalam jumlah besar, utamanya sabu, melalui jalur laut di Parepare sudah sering terjadi. Jumlah 2 kg bukanlah angka yang besar selama pengungkapan kasus narkoba di Parepare. Pengungkapan sabu di Parepare bahkan pernah mencapai 10 kg.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds