Tak Pernah Kapok, Amir Aco Kendalikan Peredaran Ekstasi di Balik Penjara

Tak Pernah Kapok, Amir Aco Kendalikan Peredaran Ratusan Butir Pil Ekstasi di Balik Penjara

Tak Pernah Kapok, Amir Aco Kendalikan Peredaran Ratusan Butir Pil Ekstasi di Balik Penjara

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Amir Aco, terpidana mati kasus narkoba ternyata masih mengendalikan peredaran narkoba dari Lapas Klas I Makassar.

Sedikitnya, 989 butir pil ekstasi pesanan Amir Aco berhasil digagalkan Subdit I Ditresnarkoba Polda Sulsel.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, terungkapnya peredaran narkoba jaringan Amir Aco ini bermula dari laporan Bea Cukai Makassar, akan adanya paket mencurigakan yang dikirim lewat PT Pos Indonesia.

Selanjutnya, Subdit I Ditresnarkoba Polda Sulsel bersama Bea Cukai Makassar dibantu PT Pos Indonesia, melakukan pengantaran barang tersebu ke salah satu rumah di jalan Rappokalling, Kota Makassar.

Setelah barang diterima, anggota kepolisian langsung mengamankan seorang ibu rumah tangga Andi Sandra Puspa Dewi (23) sebagai penerima barang bersama suaminya Suriansa (25), Jumat (17/11/2017) lalu.

Anggota kepolisian terus melakukan pengembangan dari jaringan ini, dan berhasil diamankan dua orang lainnya yang ingin mengambil paket itu di rumah Andi Sandra Puspa Dwi. Keduanya adalah Tamrin Harapan (42) dan seorang remaja berinisial AR (16).

Dari pengakuan keduanya, anggota kemudian melakukan pengembangan ke Jalan Cendrawasih V Makassar, dan berhasil mengamankan seorang nenek berusia 73 tahun, Sufiati Dg Kanan bersama seorang perempuan Amira (18).

“Tertangkapnya 6 orang ini yang mengantarkan kita, bahwa yang menyuruh mereka adalah Amir Aco dari Lapas Makassar,” kata Dicky Sondani, Minggu (19/11/2017)

Anggota Ditres Narkoba Polda Sulsel langsung mendatangi Aco di Lapas Klas I Makassar.

Terpidana mati Amir Aco mengakui bahwa pil ekstasi 989 butir itu adalah penananannya, atas perintah BOS yang dari Lapas Nusakambangan.

Dicky Sondani menyebutkan, paket ekstasi yang dikirim lewat PT Pos itu dikirim dari negara Kincir Angin Belanda.

Saat ini, 6 pelaku yang berhasil tertangkap berikut barang bukti sudaj diamankan di Ditres Narkoba Polda Sulsel.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds