Mahasiswa PGMI IAI Polman Study Tour ke Bantimurung dan Malino

Mahasiswa PGMI IAI Polman Study Tour ke Bantimurung dan Malino

Mahasiswa PGMI IAI Polman Study Tour ke Bantimurung dan Malino

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Sebanyak 200 orang mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAI DDI Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berangkat study tour ke Taman Wisata Nasional Bantimurung, Maros dan Kota Bunga Malino, Kabupaten Gowa.

Agenda study tour ini berlangsung selama 5 hari, dari tanggal 15 Hingg 19 November 2017. Para mahasiswa ini juga mengunjungi Pantai Losari Makassar, dan Bendungan Bili-bili.

Sementara tempat wisata yang dikunjungi di Malino adalah hutan Pinus, permandian Takapala, air terjun Ketemu Jodoh, dan kebun Stroberi. Para mahasiswa semester 5 ini juga melakukan bakti sosial di Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao.

Study tour yang dirangkaikan bakti sosial ini merupakan bagian dari mata kuliah metode pembelajaran. Para mahasiswa ini diantar oleh 4 dosen pembimbing, dan 3 panitia eksternal dari Clabing.

Pengampu mata kuliah metode pembelajaran, Irfan Kurniawan mengatakan, proses perkuliahan tidak mesti hanya terpaku dalam ruangan. Para mahasiswa kadang-kadang harus diajak belajar mengamati objek secara langsung di luar kelas.

Study tour, kata Irfan Kurniawan, merupakan salah satu cara menerapkan prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan nyata dalam pelajaran.

“Para mahasiwa ini diajak untuk mengamati langsung kondisi objek serta berinteraksi dengan lingkungan,” kata Irfan Kurniawan, Minggu (19/11/2017).

Dikatakan Irfan Kurniawan, proses pembelajaran modern yang memanfaatkan lingkungan ini, akan merangsang kreatifitas mahasiswa dalam mengamati fenomena alam yang terjadi. Dalam metode pembelajaran, sangat dibutuhkan keseimbangan antara pengetahuan dan pengalaman di lapangan.

“Dalam pembelajaran di lapangan, seluruh mahasiswa dapat berpartisipasi aktif sesuai dengan tugas dan perannya,” kata Irfan Kurniawan.

Selain melakukan pengamatan dan melibatkan partisipasi mahasiswa, study tour juga dapat menjadi momen merefresh kejenuhan selama belajar di dalam kelas.

Output dari study tour ini, sambung Irfan Kurniawan, mahasiswa PGMI dapat lebih kreatif dalam mengakselerasi pengetahuan yang diperoleh di ruang kelas, dengan aplikasi di lapangan.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds