Diperiksa Besok, Setya Novanto Ngeles Lagi Tugas Negara

Setya Novanto (Setnov)

Setya Novanto (Setnov)

POJOKSULSEL.com – Ketua DPR RI Setya Novanto bakal menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP.

Pemeriksaan itu sendiri diagendakan besok Rabu (15/11), di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

 

Bahkan, surat pemanggilan Ketua Umum Partai Golkar itu sendiri disebut sudah dikirimkan sejak pekan kemarin usai penetapan sebagai tersangka.

Menanggapi hal itu, Novanto mengisyaratkan bakal melawan dan besar kemungkinan akan kembali mangkir.

Hal itu ia sampaikan di sela-sela kunjungan masa reses di daerah pemilihannya di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Akan tetapi, Novanto menolak jika menyebut dirinya akan mangkir. Tapi, ia memakai alasan lebih mementingkan tugas negara.

“Kita lebih pentingkan tugas negara. Karena bertepatan (pemanggilan KPK),” kata Novanto, Senin (13/11) kemarin.

Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Golkar itu mengaku benar-benar tak menyangka bakal dijadikan tersangka lagi oleh KPK.
Setya Novanto dan Pengacaranya Dilaporkan, Ini Kasusnya

Sebab, dirinya sebelumnya sudah memenangkan gugatan melalui praperadilan.

“Saya menghormati proses hukum yang ada. Nanti kita lihat perkembangan berikutnya,” sambung politisi asal Bandung itu.

Soal upaya hukum selanjutnya, Novanto mengaku masih mempelajarinya. Oleh karena itu, belum ada upaya untuk melakukan praperadilan.

“Saya belum berpikir ke sana,” tutupnya.

Sebelumnya, kepastian pemeriksaan Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP itu disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (13/11) kemarin.
Setya Novanto dan Pengacaranya Dilaporkan, Fredrich Yunadi: Saya Kebal Hukum

Pihaknya juga menyebut bahwa surat pemanggilan sudah dikirim sejak pekan lalu usai penetapannya sebagai tersangka.

“Tadi saya dapat info bahwa Rabu minggu ini SN akan dipanggil sebagai tersangka dalam proses penyidikan yang sudah dilakukan,” ujar Febri.

Kali ini, Febri berharap Novanto memenuhi panggilan penyidik KPK.

Selain sudah dilayangkan surat pemanggilan, juga sebagai proses hukum yang berlaku di Indonesia.

Terlebih, Novanto sebagai pimpinan wakil rakyat agar memberikan contoh yang baik.

“Kita harap yang bersangkutan mematuhi aturan hukum dan memberikan contoh yang baik sebagai pimpinan lembaga negara untuk bisa datang pada proses pemerikssan di institusi penegak hukum, termasuk KPK,” tegas Febri. (sam/jpg/ruh/pojoksatu)



loading...

Feeds

IYL-Cakka

IYL: Mari Ciptakan Politik Santun

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Rapat Koordinasi (Rakor) jaringan pemuda dan mahasiswa untuk Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), sukses digelar di Hotel …
Indra Sjafri

PSSI: Terima Kasih Indra Sjafri

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Indra Sjafri sudah resmi tidak menangani lagi Timnas Indonesia U-19. Kepastian itu diungkapkan PSSI pada jumpa pers …
Andi Sudirman Sulaiman

Sudirman Sulaiman Sasar 70 Desa di Wajo

POJOKSULSEL.com, WAJO – Menyusuri desa-desa, menyapa dan mendengarkan harapan serta keluhan masyarakat menjadi bagian yang menarik dari aktifitas bakal calon …