Bhayangkara Menang WO, Pelatih Bali United Meradang

POJOKSULSEL.com – Pelatih Bali United, Widodo C Putro, curiga dengan keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI soal keputusan memenangkan Bhayangkara dengan status WO saat lawan Mitra Kukar. Menurutnya ada konspirasi terselubung dari keputusan itu.

Sebelumnya, Komdis memutuskan kalau BFC menang WO atas Mitra Kukar. Hal itu merujuk dimainkannya Mohammed Sissoko dalam laga di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (3/11/2017).

Mereka menganggap kalau mantan pemain Liverpool itu tengah dalam masa hukuman tambahan. Namun, pernyataan ini mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk Bali United.

“Itu keputusan aneh. Kan harusnya yang dihukum Mitra Kukar, bukan ditambah poin ke Bhayangkara FC. Keputusan laga kan tak bisa diubah, ada apa ini, ada konspirasi apa? aneh,” ungkap Widodo saat dihubungi wartawan.

Maklum Widodo bertanya dan heran dengan keputusan itu. Sebab, atas keputusan itu, Bali United kembali turun ke urutan kedua dengan poin 65, sama dengan Bhayangkara FC tapi kalah secara head to head.

“Ini sepak bola apa? Lihatlah seperti Persija vs Persib, di lihat di TV sundulan Ezechiel jelas masuk jaring, tapi hasil tak berubah,” papar dia.

Widodo sendiri juga sudah konfirmasi ke pihak itra Kukar. Menurutnya, Sissoko statusnya sudah benar dan sah bermain.

“Itukan sistem di LIB. sudah MCM juga, nah katanya ada surat tambahan hukuman buat Sissoko, surat itu tak diterima Mitra Kukar, yang disalahkan siapa ini?” tandas dia.

(ies/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds